
Bola.net - Direktur Balap Alpine F1 Team, Davide Brivio, jadi pusat perhatian di MotoGP Styria karena datang ke Red Bull Ring, Austria, untuk mendukung tim lamanya, Suzuki Ecstar. Tak hanya itu, kunjungannya juga bertepatan dengan pengumuman sang sahabat yang juga eks ridernya, Valentino Rossi, untuk pensiun akhir musim nanti.
Brivio sudah bekerja di paddock MotoGP lebih dari 20 tahun, dan ia dinilai sebagai salah satu orang paling berjasa dalam membalik nasib Yamaha dengan merayu Rossi untuk meninggalkan Repsol Honda demi bergabung ke tim pabrikan Garpu Tala pada 2004. Hasilnya, mereka langsung jadi juara, mengakhiri paceklik 12 tahun.
Brivio pun bergabung ke Suzuki pada 2013, sebelum pabrikan Jepang ini kembali berkompetisi di MotoGP pada 2015. Di bawah kepemimpinannya, Suzuki terus berkembang dengan baik dan kompetitif, sampai akhirnya sukses merebut gelar dunia 2020 bersama Joan Mir, yang merupakan penantian selama 20 tahun.
Berutang Banyak pada Valentino Rossi

Awal tahun ini, Brivio pun mengguncang paddock MotoGP dengan menerima tawaran dari Renault untuk pindah ke Formula 1, menjadi Direktur Balap Alpine F1 Team. Mereka pun sukses merebut kemenangan besar lewat Esteban Ocon di Hungaria. Usai mengecap kemenangan perdana di F1, Brivio pun pergi ke Red Bull Ring.
Pria asal Italia ini pun sedih saat menonton sesi jumpa pers Rossi pada Kamis (5/8/2021) lalu. "Dalam perjalanan ke Zeltweg, saya berhenti untuk nonton jumpa pers Vale lewat ponsel. Rasanya sungguh aneh. Saya punya ribuan kenangan dengan Vale, tahun-tahun yang menyenangkan," ujarnya via La Gazzetta dello Sport, Selasa (10/8/2021).
"Saya juga berutang banyak pada Vale. Dulu saya di Yamaha, ia di Honda. Kami bernegosiasi dan langsung juara. Saya banyak belajar darinya. Ia mengubah pendekatan Yamaha pada dunia balap. Ia bikin saya paham perbedaan antara sekadar berpartisipasi dan mencoba bekerja sebaik mungkin demi juara," lanjutnya.
Jalin Hubungan yang Baik dengan Pembalap

Brivio pun meyakini, kesuksesannya di Suzuki dan Alpine pun tak lepas dari jasa Rossi yang memberinya banyak pelajaran selama menjadi Manajer Tim Yamaha Factory Racing. Melihat dari dekat bagaimana The Doctor bekerja demi merebut gelar di MotoGP, Brivio juga jadi belajar cara memahami cara kerja dan cara pikir pembalap.
"Sudah jelas Vale membuat saya jadi manajer yang lebih baik. Lewat perhatiannya pada segala detail, mencoba meraih performa maksimal di tiap sektor, dari anggota tim sampai proses pengembangan teknis, mencari setup yang tepat, tanpa pernah merasa puas," ungkap pria asal Napoli ini.
"Dari dia, saya juga jadi banyak belajar dalam menjalin hubungan dengan pembalap. Ia selalu menjelaskan banyak hal kepada saya, kami selalu punya hubungan yang sangat baik. Suzuki mungkin berpikir bahwa saya manajer yang baik hingga mereka menelepon saya. Tapi itu semua berkat apa yang saya lakukan bersama Vale," tutup Brivio.
Sumber: La Gazzetta dello Sport
Baca Juga:
- Menolak Pisah, KTM Serius Minta Danilo Petrucci Ikut Reli Dakar 2022
- Buntut Insiden Baju Balap Quartararo: MotoGP Perkenalkan Sistem Pesan Dasbor Terbaru
- Tak Buruk di Styria, Valentino Rossi Bidik 10 Besar di MotoGP Austria
- Jadwal Pekan Balap MotoGP, Moto2, Moto3, dan MotoE Austria 2021
- Cal Crutchlow: Toprak Razgatlioglu Harusnya ke Petronas, MotoGP Nggak Bakal Rugi
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 31 Mei 2026 21:35Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
-
Otomotif 31 Mei 2026 20:14Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
-
Otomotif 31 Mei 2026 20:03Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Grand Prix Italia di Mugello
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 4 Juni 2026 18:55Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 4 Juni 2026 18:52Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini
-
Piala Dunia 4 Juni 2026 18:40Daftar Lengkap Skuad 48 Negara di Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 31 Mei 2026 21:35Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
-
otomotif 31 Mei 2026 20:14Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
-
otomotif 31 Mei 2026 20:03Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Grand Prix Italia di Mugello
-
otomotif 31 Mei 2026 20:03Klasemen Pembalap MotoGP 2026
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 19:20Bos Baru BGN Bongkar Jurus Efisiensi Anggaran MBG
-
Liputan6 4 Juni 2026 19:00Program MBG Butuh 4,8 Miliar Kemasan Susu
-
Liputan6 4 Juni 2026 18:39Nanik Janji BGN Lebih Hemat Anggaran, Moratorium Dapur MBG
-
Liputan6 4 Juni 2026 18:32Kepala BGN Nanik S Deyang: Saya Sarjana Biologi Bukan Kehutanan
-
Liputan6 4 Juni 2026 18:29Pria Disekap Orang Suruhan Perusahaan, Diduga Masalah Uang
-
Liputan6 4 Juni 2026 18:12Kejagung Usut Penyalahgunaan Insentif Rp 6 Juta per Hari SPPG MBG
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7763181/original/059946300_1780573211-IMG_0933.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557581/original/030501100_1776337592-Foto_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7763180/original/047805700_1780573209-IMG_0932.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7762800/original/060069900_1780572744-IMG_0937.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7762684/original/039165800_1780572551-IMG_7872.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7709282/original/047398800_1780509884-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_18.47.11.jpeg)
