Davide Tardozzi Dibikin Marc Marquez Terheran-heran: Ducati Memang Nggak Salah Pilih Bocah Itu!

Davide Tardozzi Dibikin Marc Marquez Terheran-heran: Ducati Memang Nggak Salah Pilih Bocah Itu!
Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Bola.net - Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, mengaku dibikin terheran-heran oleh kehebatan Marc Marquez di MotoGP 2025. Menurutnya, Ducati memang tidak salah memilih sang sembilan kali juara dunia sebagai pembalapnya di tim pabrikan.

Pada akhir 2023, Marquez memilih hengkang dari Repsol Honda usai empat musim yang kelam. Ia pun bergabung ke Ducati lewat Gresini Racing pada 2024. Meski balapan tanpa digaji dan hanya mengendarai motor lama, Marquez mengakhiri musim di peringkat ketiga.

Prestasi ini membuatnya mendapatkan promosi ke Ducati Lenovo Team pada 2025, dan sukses merebut gelar dunia dengan cara dominan seperti sediakala. Ia meraih 11 kemenangan Grand Prix dan 14 kemenangan Sprint sebelum mengunci gelar dunia di Seri Jepang.

1 dari 2 halaman

Belum Pernah Kerja Bareng Pembalap Sekaliber Marc Marquez

Belum Pernah Kerja Bareng Pembalap Sekaliber Marc Marquez

Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi (c) Ducati Corse

"Saya selalu bilang sepanjang musim bahwa hal pertama yang mengesankan dari Marc adalah anak itu, bagi saya dia masih anak-anak, lebih dari sekadar seorang pembalap dan sosok profesional," ungkap Tardozzi kepada MotoGP.com pada Kamis (27/11/2025).

Pria Italia ini juga menyatakan, meski merupakan salah satu rider terbaik dalam sejarah, Marquez punya kerendahan hati dan jiwa kepemimpinan yang baik. Tardozzi mengaku belum pernah bekerja sama dengan rider seulet Marquez selama berkarier sebagai manajer tim.

"Sisi humanisnya, caranya memimpin kru, caranya bekerja sama dengan insinyur dan para mekanik adalah sesuatu yang, jujur saja, belum pernah saya lihat sebelumnya. Saya rasa itu adalah salah satu kemampuan terbaiknya," tutur eks pembalap WorldSBK ini.

2 dari 2 halaman

Sebut Marc Marquez Sempurna di Setiap Momen Kerja Sama

Tardozzi juga menyatakan bahwa Ducati sangat mengapresiasi sikap profesional Marquez ketika bekerja di garasi, sekaligus membuat timnya lebih solid. Menurutnya, Ducati sama sekali tak rugi meletakkan rider berusia 32 tahun itu di tim pabrikannya tahun ini.

"Kami tak punya keluhan soal sisi profesionalnya sebagai pembalap, karena ia sempurna di setiap momen. Bahkan saat bikin kesalahan, ia mampu bangkit dan membicarakannya dengan cara yang tepat. Jadi, tak diragukan lagi bahwa ia membuat kami sangat senang telah memilihnya tahun lalu," pungkas Tardozzi.

Sumber: MotoGP