Davide Tardozzi Prediksi Alex Marquez Kembali Jadi 'Pemain Kunci' MotoGP 2026 Berkat Motor Pabrikan

Davide Tardozzi Prediksi Alex Marquez Kembali Jadi 'Pemain Kunci' MotoGP 2026 Berkat Motor Pabrikan
Pembalap BK8 Gresini Racing, Alex Marquez (c) Gresini Racing

Bola.net - Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, mewaspadai potensi Alex Marquez untuk kembali menggebrak di MotoGP 2026. Menurutnya, kejutan bisa hadir karena rider BK8 Gresini Racing itu akan mendapatkan motor spek pabrikan terbaru dari Ducati.

Ducati Corse memang menghadiahi Alex motor Desmosedici GP26 di MotoGP 2026 usai berhasil menjadi satu-satunya rival sengit sang kakak, Marc Marquez, dalam perebutan gelar dunia 2025. Alex pun mengakhiri musim sebagai runner up, yakni prestasi terbaiknya di MotoGP.

Tadinya, motor tersebut hendak diberikan Ducati ke Franco Morbidelli, tetapi Pertamina Enduro VR46 Racing Team menolak. Setelah evaluasi mendalam, Ducati akhirnya menyadari bahwa kiprak gemilang sepanjang 2025 membuat Alex lebih layak mendapatkan motor itu.

1 dari 2 halaman

Dukungan Teknis Penuh untuk Alex Marquez

Dukungan Teknis Penuh untuk Alex Marquez

Pembalap BK8 Gresini Racing, Alex Marquez (c) Gresini Racing

Tak cuma dapat GP26, Alex juga akan mendapatkan berbagai dukungan teknis yang lebih baik dari Ducati. Atas alasan inilah Tardozzi memprediksi bahwa rider berusia 29 tahun itu akan kembali jadi salah satu protagonis di MotoGP 2026.

"Alex juga akan mendapatkan dukungan teknis penuh dari Ducati di Gresini. Saya rasa Alex juga akan menjadi pemain kunci lagi setelah finis sebagai runner up pada musim 2025," ungkapnya dalam wawancaranya dengan Motori Online, Minggu (11/1/2026).

Dengan begitu, maka Ducati kembali menurunkan empat motor spek pabrikan terbaru, yang terakhir kali mereka lakukan pada 2024. Langkah ini juga disinyalir sebagai taktik Ducati untuk menggenjot pengumpulan data dalam menghadapi perubahan regulasi pada 2027.

2 dari 2 halaman

Perubahan Regulasi Bikin 'Bursa Transfer Heboh'

Seperti yang diketahui, MotoGP akan mengurangi kapasitas mesin dari 1000cc ke 850cc pada 2027. Menurut Tardozzi, ini adalah gerakan revolusioner yang bikin 'bursa transfer' pembalap bakal menggila.

"Saya rasa ada ekspektasi besar saat ini dari semua pabrikan, terutama para pembalap. 'Pasar' pembalap belum pernah seterbuka ini," tutur mantan pembalap WorldSBK tersebut.

"Saat ini, pertanyaannya adalah siapa yang akan memiliki motor pemenang pada 2027. Yang terdepan bisa menjadi yang terakhir dan sebaliknya, jadi ini benar-benar akan jadi taruhan, tahun yang sangat menarik," pungkasnya.

Sumber: Motori Online