
Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso mengaku bahwa memenangi MotoGP Qatar di Sirkuit Losail pada Minggu (18/3) merupakan sebuah kewajiban, mengingat ia selalu finis di posisi kedua di tiga tahun sebelumnya, yakni usai kalah dari Valentino Rossi, Jorge Lorenzo dan Maverick Vinales.
Losail sejatinya dikenal cukup bersahabat dengan Ducati, dan inilah yang membuat Dovizioso selalu tampil kompetitif di sirkuit yang terletak di tengah gurun tersebut. Tahun ini, dengan pengembangan Desmosedici GP18 yang lebih optimal, rider Italia tersebut pun akhirnya sukses merebut kemenangan.
"Saya finis kedua di tiga tahun terakhir, jadi sebelum tiba di Qatar, rasanya menang adalah kewajiban. Motor kami bekerja dengan sangat baik, jadi rasanya lebih mudah dibanding dulu. Ban depan kami sangat baik, motor kami dan gaya balap saya juga cocok untuk ban itu," ujarnya kepada BT Sport.
Meski begitu, Dovizioso mengaku akan tetap waspada soal persaingan musim ini dan peluangnya merebut gelar dunia. Masih ada 18 seri tersisa, dan rider berusia 31 tahun ini yakin balapan di Termas de Rio Hondo, Argentina bulan depan bakal berjalan berat.
"Saya hanya mengonfirmasi feeling yang saya dapat sebelum balapan, jadi ini bukan berita baru lagi. Seri selanjutnya bakal sangat penting bagi kami meraih hasil baik, karena bakal sulit. Kami harus paham level kami. Jelas motor kami lebih baik dari tahun lalu, tapi takkan cukup karena ada banyak rider yang cepat," pungkas DesmoDovi.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 14 Mei 2026 11:46Prediksi BRI Super League: PSBS vs Arema FC 15 Mei 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 13 Mei 2026 23:54Jaksa Curiga Harta Nadiem Rp 4,8 Triliun Hasil Korupsi Chromebook
-
Liputan6 13 Mei 2026 22:34Kasus Sabu Kutai Barat Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Kasat Narkoba
-
Liputan6 13 Mei 2026 21:47Penahanan Bupati Tulungagung Diperpanjang, Begini Penjelasan KPK
-
Liputan6 13 Mei 2026 21:02Polisi Ungkap Asal Usul 1 Ton Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina
MOST VIEWED
Veda Ega Pratama Sebut Balapan Moto3 Prancis 2026 Seru, Ngaku Beberapa Kali Nyaris Kecelakaan
Akankah Veda Ega Pratama Jadi Rookie of The Year? Inilah Klasemen Pembalap Rookie Moto3 2026
Pertama Kali Balapan di Kondisi Hujan, Veda Ega Pratama Ngaku Sempat Takut di Moto3 Prancis 2026
Fabio di Giannantonio Bakal Tinggalkan Skuad Valentino Rossi demi Bela KTM di MotoGP 2027
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas...
Jose Mourinho ke Real Madrid Lagi? 7 Pelatih yang ...
10 Pelatih Terbaik yang Siap Jadi Rebutan Klub Eli...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5763395/original/043493900_1778666342-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5330062/original/059545400_1756353142-1000241325.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3485559/original/014273400_1623926572-IMG_20190116_232705.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553306/original/027550000_1775931103-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5773681/original/006378700_1778676555-adc6e6da-46e2-48ed-9d89-9ddc9ba7dba6.jpeg)

