
Winglet kembali populer di MotoGP setelah Ducati memakainya sejak awal 2015. Dinilai membahayakan pebalap, larangan winglet pun diberlakukan tahun depan. Meski begitu, Ducati sangat kecewa dan marah atas keputusan ini, mengingat belum ada kecelakaan MotoGP yang terbukti disebabkan oleh winglet.
"Menggunakan safety sebagai alasan melarang winglet justru 'bahaya' untuk kelangsungan motorsport. Hanya karena safety salah satu hal terpenting, jangan sampai memakainya sebagai alasan untuk menurunkan performa kompetitor," ujar Dall'Igna dalam jumpa pers MotoGP Ceko, Jumat (19/8), yang juga dihadiri para petinggi Honda, Yamaha dan Suzuki.
Winglet Desmo16 GP (c) Ducati
"Dari sudut pandang biaya, MSMA (Asosiasi Pabrikan) 'kan sudah sepakat soal dana dan safety yang masuk akal. Tapi jika 'masuk akal' yang dimaksud adalah winglet selebar 1 cm, maka sekalian saja tak usah pakai winglet, dan tak perlu repot-repot mencari satu pendapat di rapat MSMA," tambah Dall'Igna.
Pria Italia ini yakin industri motor justru harus terus mengembangkan aerodinamika. Menurutnya industri motor saat ini belum punya pengetahuan yang begitu tinggi soal hal ini. "Larangan winglet adalah masalah industri motor, karena kita tak mengembangkannya demi masa depan, dan pengetahuan soal aerodinamika takkan berkembang," tuturnya.
Dall'Igna bahkan yakin suatu saat nanti teknologi winglet bisa diaplikasikan pada motor produksi massal. "Yang terpenting saat ini adalah pengetahuannya. Jika Anda tak mengembangkan pengetahuan, maka ini masalah besar bagi semua pabrikan. Saat ini kami tak boleh mengembangkan aerodinamika, padahal kami juga harus mengumpulkan banyak pengetahuan demi motor produksi massal," pungkasnya. [initial]
(cn/kny)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 7 Maret 2026 18:31 -
Liga Spanyol 7 Maret 2026 18:25 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 18:01 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 18:00 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 17:45 -
Liga Italia 7 Maret 2026 17:31
MOST VIEWED
- Hasil FP1 Formula 1 GP Australia 2026: Charles Leclerc dan Lewis Hamilton Bikin Ferrari Berkuasa
- Hasil FP2 Formula 1 GP Australia 2026: Oscar Piastri Tercepat di Rumah Sendiri, Ungguli Kimi Antonelli
- Cedera Bahu Jadi Penghalang, Marc Marquez Minta Ducati Sabar Tunggu Kontrak MotoGP 2027
- MotoGP Akui Grand Prix Qatar 2026 Belum Pasti Digelar Akibat Konflik Timur Tengah
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516224/original/075394400_1772267442-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467182/original/093379900_1767865235-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3001370/original/036018800_1576809874-hl_varecords_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5080104/original/087826400_1736158590-20250106-Dapur_MBG-MER_4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523994/original/011015600_1772878778-1000977165.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4562919/original/059516400_1693824680-criminal-handcuffs.jpg)
