
Bola.net - - Nama Aleix Espargaro kerap dikait-kaitkan dengan manuver agresif Marc Marquez di sepanjang balapan MotoGP Argentina pada Minggu (8/4), namun pembalap Aprilia Racing Team Gresini ini menyatakan bahwa insiden Marquez tidaklah seburuk insidennya dengan Danilo Petrucci pada Lap 5.
Marquez menabrak Espargaro saat hendak merebut posisi 18 pada Lap 9, dan membuat Espargaro melebar keluar lintasan di Tikungan 13. Insiden ini membuat Marquez dijatuhi hukuman mundur satu posisi. Meski begitu, rider Repsol Honda ini mendapat hukuman yang lebih berat lagi, yakni mundur 30 detik usai finis akibat menabrak Valentino Rossi di Lap 20.
Di sisi lain, insiden Espargaro dan Petrucci tak terlalu terekspos, mengingat tak tertangkap kamera. "Marc menabrak saya dengan sangat, sangat keras. Tapi Danilo melakukan hal yang sama persis pada saya di Tikungan 2. Sama atau bahkan lebih keras," ungkap kakak Pol Espargaro ini kepada Crash.net.
Espargaro pun tak bisa berdiam diri melihat Petrucci lolos dari hukuman Race Direction. Rider berusia 28 tahun ini pun menuntut Asosiasi Tim Balap Internasional (IRTA) untuk kembali mengkaji ulang insiden tersebut dan mengevaluasi konsistensi dalam menjatuhkan hukuman.
"Orang-orang IRTA harus memperhatikan hal ini, karena menurut saya tak adil bahwa Marc dihukum tapi Danilo tidak, padahal ia menabrak saya lebih keras. Ini balapan penuh kontak, jadi jelas ia harus lebih hati-hati. Tapi beginilah dunia balap," pungkas Espargaro, yang gagal finis akibat masalah teknis pada RS-GP.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 09:16Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
-
Asia 23 Juli 2026 08:46Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 10:41Pramono Pastikan Perbaikan SDN Kebayoran Lama 09 Jadi Prioritas APBD DKI
-
Liputan6 23 Juli 2026 10:19Kepala Kantor Bea Cukai Kediri Jadi Tersangka Kasus Suap
-
Liputan6 23 Juli 2026 09:40Ketua Komisi III DPR ke Jampidsus Kuntadi: Tuntaskan Kasus Febrie
-
Liputan6 23 Juli 2026 09:30Ratusan Personel Kawal Demo di Gambir dan DPR Hari Ini
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:43Kejagung Keluarkan Sprindik TPPU, Febrie Dipanggil soal Emas 74 Kg
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303072/original/032894900_1784617562-rob2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304941/original/006834900_1784778021-1001487360.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8162918/original/038664800_1781017566-35916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6218706/original/020422100_1779096025-Kepala_Badan_Pemulihan_Aset__BPA__Kejaksaan__Kuntadi-18_Mei_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571485/original/060468600_1777626565-21378.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292890/original/041047500_1783663722-jam5.jpg)
