
Bola.net - Fabio Quartararo tentu kecewa berat hanya finis di posisi 18 dan tak meraih satu pun poin usai start dari pole dalam MotoGP Aragon di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, Minggu (18/10/2020). Namun pembalap Petronas Yamaha SRT ini mengaku santai saja disingkirkan Joan Mir dari puncak klasemen sementara.
Start dari pole, Quartararo nyaman duduk di posisi kedua pada empat lap pertama. Namun, tiba-tiba saja tekanan ban depannya benar-benar 'di luar kendali. Sejak itu pula, posisi Quartararo terjun bebas. Pada Lap 14, tahu-tahu ia duduk di posisi 15, dan kemudian tersalip tiga rider sekaligus pada lap berikutnya.
Dengan ban depan medium dan ban belakang lunak, Quartararo dicurigai memilih opsi ban yang salah. Namun, El Diablo yakin pilihannya sudah benar, terbukti dari Alex Marquez, yang finis kedua dengan pilihan yang sama. Quartararo bahkan mengaku sempat nyaman berkendara dengan ban itu, sebelum tekanan ban jadi 'aneh'.
Lega Para Rival Terdekat Tak Raih Hasil Mentereng
"Pilihan ban saya sudah tepat karena tiga lap pertama sempurna. Tapi masalahnya tekanan ban saya lebih tinggi dari batas wajar pada tiga lap terakhir. Kami harus cari tahu penyebabnya. Ini sangat aneh. Saya punya ritme baik, walau saya tak mau bilang kemenangan atau podium. Cukup untuk masuk 5-6 besar," ujarnya via Crash.net.
Meski finis tanpa poin, Quartararo merasa lega para rival terdekatnya dalam perebutan gelar dunia juga tak meraih hasil yang signifikan. Joan Mir finis kedua usai dikalahkan Alex Rins dan Alex Marquez, sementara Maverick Vinales finis keempat dan Andrea Dovizioso finis ketujuh.
"Balapan ini sungguh bencana, tapi bisa lebih buruk lagi andai Joan menang, Maverick finis kedua, dan Dovi finis ketiga. Dalam momen negatif ini, kami harus memikirkan hal positif sekecil apa pun, salah satunya adalah fakta bahwa kedua Alex finis di depan Joan," ungkapnya.
Harusnya Rider Pabrikan Lebih Terbebani
Hasil ini pun membuat Quartararo turun ke peringkat kedua pada klasemen pembalap dengan 115 poin, tertinggal 6 poin dari Mir. Meski begitu, rider Prancis ini mengaku santai saja. Walau gelar dunia merupakan impian semua rider, ia mengaku bahwa hasil itu bukanlah target utamanya musim ini.
Quartararo juga mengingatkan banyak pihak bahwa ia baru menjalani tahun keduanya di MotoGP, dan berstatus tim satelit, ditambah timnya yang baru berusia dua tahun. Atas alasan ini, menurutnya rider-rider MotoGP yang berstatus pabrikan lah yang seharusnya lebih terbebani untuk merebut gelar dunia.
"Beban tak sepenuhnya ada di pundak saya. Saya tadinya memang memimpin klasemen, tapi tim kami baru 'lahir' tahun lalu, ini baru tahun kedua saya, dan saya bukan rider pabrikan. Jadi, beban nyata ada di pundak tim pabrikan. Saya nyaman-nyaman saja. Ini balapan yang sulit karena masalah teknis, tapi saya baik-baik saja, karena situasinya bisa saja lebih buruk," tutupnya.
Sumber: Crashnet
Video: Alex Rins Menangi MotoGP Aragon 2020
Baca Juga:
- Kini Pimpin Klasemen, Joan Mir: Saya Mau Menang, Bukan Juara Dunia!
- Marc Marquez Pamer Video Kehebohan Nobar Aksi Alex Marquez di Aragon
- 2 Kali Jatuh, Alex Rins Bahagia Akhirnya Menang di MotoGP Aragon
- Start Ke-11, Alex Marquez Kaget Bisa Naik Podium di MotoGP Aragon
- Klasemen Akhir WorldSBK 2020 Usai Seri Estoril, Portugal
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 30 Agustus 2026 08:39Jadwal MotoGP Aragon 2026 Hari Ini, Minggu 30 Agustus: Live Streaming di Vidio
-
Otomotif 27 Agustus 2026 18:16Fermin Aldeguer Resmi Jadi Pembalap Non-Italia Pertama di Tim Milik Valentino Rossi
-
Otomotif 27 Agustus 2026 17:46Jack Miller Tinggalkan Yamaha di MotoGP, WorldSBK Jadi Pelabuhan Berikutnya?
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 September 2026 18:56Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
-
Bola Indonesia 7 September 2026 18:50Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
-
Liga Champions 7 September 2026 18:44Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
-
Liga Champions 7 September 2026 18:14Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
-
Liga Champions 7 September 2026 17:46Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 2 September 2026 16:43Hadapi Seri 9 World Supersport 2026, Aldi Satya Mahendra Bidik 10 Besar di Magny-Cours
-
otomotif 30 Agustus 2026 08:39Jadwal MotoGP Aragon 2026 Hari Ini, Minggu 30 Agustus: Live Streaming di Vidio
-
otomotif 27 Agustus 2026 18:16Fermin Aldeguer Resmi Jadi Pembalap Non-Italia Pertama di Tim Milik Valentino Rossi
-
otomotif 27 Agustus 2026 17:46Jack Miller Tinggalkan Yamaha di MotoGP, WorldSBK Jadi Pelabuhan Berikutnya?
SOROT
-
Liputan6 7 September 2026 18:02Ada Kapal Induk Italia, Begini Strategi Prabowo Atasi Kebakaran Hutan
-
Liputan6 7 September 2026 16:58Prabowo Ingatkan Kebakaran Hutan Jangan Sampai ke Zona Inti IKN
-
Liputan6 7 September 2026 16:36Prabowo Dapat Laporan Lahan Terbakar Jadi Kebun Sawit
-
Liputan6 7 September 2026 16:01Prabowo Bakal Tambah Anggaran Mitigasi Bencana
-
Liputan6 7 September 2026 14:02Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Bencana: Ini Takdir Kita
-
Liputan6 7 September 2026 12:47Kebakaran Gunung Bulu Saukang, 68 Pendaki Sempat Terjebak
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342322/original/085833500_1788765446-Screenshot_20260907_135046_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342226/original/082588600_1788760328-1107537.jpg)
