
Bola.net - Pebalap LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow, mengaku turut senang melihat debutan Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, sukses tampil gemilang pada paruh pertama MotoGP musim ini. Meski begitu, ia yakin rider Prancis itu takkan meraih hasil serupa andai mengendarai motor selain Yamaha. Hal ini ia sampaikan kepada Motorsport.com.
Quartararo memang mendapatkan motor YZR-M1 dengan spek yang lebih rendah ketimbang tiga pebalap Yamaha lainnya, namun justru tampil paling konsisten meski didera cedera arm pump. Dalam sembilan seri pertama musim ini, ia sukses meraih tiga pole dan dua podium, usai finis kedua di Catalunya dan ketiga di Assen.
Crutchlow mengaku sudah memprediksi Quartararo bakal jadi debutan tercepat dan terbaik musim ini, meski rider Pramac Racing, Francesco 'Pecco' Bagnaia sempat mencatat waktu tercepat kedua dan menjadi salah satu rider yang sukses mematahkan rekor lap Sirkuit Sepang, Malaysia pada uji coba pramusim.
"Saya senang saya benar, karena saat ditanya pada awal musim ini soal Pecco mematahkan rekor lap di Sepang, saya bilang Fabio bakal mengalahkannya dan akan jadi rookie tercepat. Fabio punya talenta besar, rider yang sangat baik, Anda harus memberi pujian. Ia meraih beberapa pole dan podium. Ia berkendara dengan cepat," ujar Crutchlow.
Bakal Bermasalah di Tim Selain Yamaha
Meski begitu, rider asal Inggris ini yakin El Diablo kompetitif karena YZR-M1 punya karakter yang ramah pada berbagai gaya balap. Ia berpendapat bahwa Quatararo bakal kesulitan meraih hasil serupa andai mengendarai Honda, Ducati, KTM, dan Aprilia.
"Bukannya saya mau merusak suasana, karena ia berkendara dengan menakjubkan, jika Anda meletakkannya di atas motor lain, ia takkan tampil seperti ini. Mungkin dengan Suzuki ia bisa tampil kompetitif, tapi dengan motor lain, ia pasti bakal lebih bermasalah," ungkap Crutchlow.
Juara World Supersport 2009 ini penasaran melihat apakah Quartararo bisa mempertahankan performa apik ini musim depan, saat ia kemungkinan besar akan mendapat tambahan dukungan teknis dari Yamaha, mulai mendapat tekanan untuk tampil lebih baik, serta perang mental dengan para rival.
Musim Depan Makin Banyak 'Kecemasan'
"Langkah selanjutnya adalah melihat bagaimana ia menghadapi tahun depan, yakni saat motornya mulai mengalami perubahan, saat ia mulai lebih memahami MotoGP. Ia berkendara dengan sangat cepat, ia tak peduli apa pun yang terjadi. Ia hanya menikmati momen sekarang," tutur rider 33 tahun ini.
"Saat ia mulai mencemaskan setup, mencemaskan kata-kata orang lain, mencemaskan ban... saya rasa situasinya bakal lebih sulit, seperti yang Anda lihat dari pebalap lain. Tapi saya angkat topi untuknya. Ia anak yang baik, sosok yang sangat menyenangkan, dan punya talenta hebat untuk masa depan," pungkas Crutchlow.
Menjelang MotoGP Ceko di Sirkuit Brno pada 2-4 Agustus mendatang, Quartararo dan Crutchlow masing-masing berada di peringkat kedelapan dan kesembilan pada klasemen pebalap, sama-sama mengumpulkan 67 poin, tertinggal tiga poin saja dari Jack Miller (Pramac Racing) di peringkat ketujuh.
Baca Juga:
- Jarvis: Valentino Rossi Bukan Lagi Masa Depan Yamaha di MotoGP
- Brno-Austria Cocok untuk Ducati, Petrucci Antisipasi Serangan Marquez
- Marc VDS Tekad Pertahankan Alex Marquez di Moto2 2020
- Marc Marquez Ungkap Cara Kurangi Angka Kecelakaan di MotoGP 2019
- Crutchlow: Saya Bakal Sial Jika Pakai Gaya Balap Marquez
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 31 Mei 2026 21:35Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
-
Otomotif 31 Mei 2026 20:14Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
-
Otomotif 31 Mei 2026 20:03Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Grand Prix Italia di Mugello
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 4 Juni 2026 17:02Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026
-
Piala Dunia 4 Juni 2026 17:01Prediksi Paraguay vs Nikaragua 6 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 31 Mei 2026 21:35Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
-
otomotif 31 Mei 2026 20:14Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
-
otomotif 31 Mei 2026 20:03Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Grand Prix Italia di Mugello
-
otomotif 31 Mei 2026 20:03Klasemen Pembalap MotoGP 2026
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 16:25Menteri PPPA: Kekerasan Seksual Tak Boleh Diselesaikan Secara Damai
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734498/original/009442500_1780540376-9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734490/original/066688800_1780540374-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7756286/original/007046100_1780565357-IMG_1792.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5100144/original/046094800_1737233574-IMG_20250118_211401.jpg)
