Fabio Quartararo Tanggapi Kritik Soal Rumor ke Honda: Ini Bukan Soal Uang, Ini Soal Kemenangan!

Fabio Quartararo Tanggapi Kritik Soal Rumor ke Honda: Ini Bukan Soal Uang, Ini Soal Kemenangan!
Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo (c) Yamaha MotoGP

Bola.net - Fabio Quartararo menegaskan ia belum menandatangani kontrak dengan tim mana pun untuk MotoGP 2027. Namun, ia tampaknya gerah mendengar tuduhan bahwa ia hanya menginginkan gaji selangit usai dirumorkan bakal membela Honda HRC Castrol.

Kontrak Quartararo dengan Monster Energy Yamaha akan habis akhir musim nanti. Akibat performa Yamaha yang tak kunjung kompetitif, 'El Diablo' diduga bertekad hengkang. Sepekan terakhir, ia dirumorkan sudah teken kontrak dua musim dengan Honda.

Quartararo dirumorkan ditawari gaji selangit oleh pabrikan Sayap Tunggal, yang sejatinya juga sedang berupaya bangkit dari keterpurukan. Namun, lewat MotoGP.com, Senin (2/2/2026), rider Prancis itu membantah rumor kedekatannya dengan Honda.

Akui Adanya Pembicaraan dengan Honda

Akui Adanya Pembicaraan dengan Honda

Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo (c) Yamaha MotoGP

"Saya tak bisa mengatakan terlalu banyak hal. Yang bisa saya konfirmasi adalah belum ada yang saya tanda tangani. Tentu saja saya bicara dengan beberapa tim, dan Honda adalah salah satunya. Namun, hari ini belum ada yang saya tanda tangani," ujar Quartararo.

Pernyataan senada juga disampaikan rider Prancis ini kepada Crash.net jelang tes pramusim di Sepang, Malaysia, 3-5 Februari 2026. Ia menegaskan tidak ada tenggat waktu untuk mengambil keputusan mengenai tim yang akan ia pilih untuk 2027.

"Honda adalah salah satu tim yang bicara dengan saya. Saya akan mengambil waktu yang saya butuhkan untuk mengambil keputusan dengan pandangan menuju 2027. Namun, hari ini, saya belum tanda tangan apa pun," ungkapnya.

Memilih Tim Bagaikan Taruhan

Quartararo paham bahwa memilih tim untuk 2027 bakal rumit, karena MotoGP juga akan menerapkan regulasi teknis terbaru, yang tentu akan mengacak peta persaingan. Alhasil, ia menepis rumor bahwa ia memilih tim tertentu hanya berdasarkan gaji selangit.

"Saya punya orang-orang yang tepat di sekeliling saya. Bagi saya, ini adalah taruhan, tetapi juga bagi orang lain. Semua orang akan mencoba meyakinkan Anda. Orang-orang boleh ngomong semau mereka. Namun, ini bukan soal uang, ini soal kemenangan," pungkasnya.

Quartararo dan Yamaha pun sama-sama sudah mengalami puasa kemenangan sejak MotoGP Jerman 2022. Mereka juga belum merebut gelar dunia lagi sejak Quartararo menyabet mahkota juara pada 2021.

Sumber: MotoGP, Crashnet