
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Franco Morbidelli, menolak buka kartu soal potensi performanya musim ini. Meski hasilnya di uji coba Sepang dan Malaysia tak mentereng, ia tampaknya cukup optimistis menjelang musim baru. Lewat Motosan, Senin (14/2/2022), ia yakin ada kejutan yang bisa ia sajikan.
Mengendarai YZR-M1 2022, Morbidelli menduduki posisi 24 di uji coba Sepang. Namun, runner up MotoGP 2020 itu melompat tinggi ke posisi 5 di uji coba Mandalika, hanya tertinggal 0,342 detik dari sang tandem, Fabio Quartararo, yang ada di posisi 2. Ia pun menyebut masa pramusimnya berjalan cukup positif.
Pengakuan Morbidelli ini tentu bisa membuat para penggemarnya bernapas lega. Pasalnya, kondisi fisik anak didik Valentino Rossi itu masih belum bugar sepenuhnya akibat operasi besar-besaran di lutut kirinya pada Juni 2021. Namun, ia mengaku ritme balapnya cukup ideal dan ini membuatnya optimistis.
Banyak Kejutan di Era Modern MotoGP

"Saya masih harus memperbaiki sensasi, tapi motor saya dalam kondisi oke sejak uji coba di Malaysia. Meski motor baru ini tak jauh beda dari versi 2021, uji coba Mandalika cukup positif demi menemukan performa ideal. Kami juga fokus pada ban lama dan saya cukup cepat. Kita lihat saja nanti levelnya di Qatar," ujar 'Franky'.
Dalam uji coba, para rider Honda dinilai mengalami kemajuan paling signifikan berkat motor baru mereka yang dirombak besar-besaran. Pol Espargaro, yang tercepat di Mandalika, jadi ancaman terbesar. Melihat ini, Morbidelli pun merasa terlecut dan yakin dirinya bisa membuat kejutan musim ini dengan kembali ke papan atas.
"Saya hanya bisa menantikan kejutan-kejutan di era modern MotoGP. Saya rasa musim ini bakal menakjubkan. Pol dan Fabio mencatat waktu yang baik pada hari terakhir di Mandalika, sementara Luca Marini dan Alex Rins juga sangat cepat di sana. Namun, daftar nama ini bisa lebih panjang jika melihat rider lain," ungkapnya.
Tak Bisa Apa-Apa Hadapi Kelemahan Yamaha

Morbidelli juga menanggapi sang tandem, Quartararo, yang blak-blakan menyebut Yamaha tak mengalami kemajuan dibanding 2021, terutama soal tenaga mesin dan top speed. Morbidelli sepakat dengannya, namun meyakini tak ada hal yang bisa mereka lakukan selain menerima kenyataan dan bekerja keras di lintasan.
Menurut Morbidelli, hal terbaik yang ia dan Quartararo bisa lakukan hanyalah mengoptimalkan keunggulan M1 demi mengejar ketertinggalan, yakni kelincahan di tikungan berkat sasis yang oke. "'Senjata' kami sudah tersedia dan kami harus memanfaatkan potensinya secara maksimal. Tak banyak yang bisa kami lakukan," ujarnya.
"Motor ini memang tak punya performa terbaik jika dilihat dari top speed, paling lamban di trek lurus. Tapi motor kami punya titik kuat lainnya. Para teknisi bekerja keras mencari solusi untuk mengatasi masalah ini. Sembari menunggu, kami akan berusaha bekerja sebaik mungkin di trek," pungkas juara dunia Moto2 2017 ini.
Sumber: Motosan
Baca Juga:
- Santi Hernandez: Kerja Bareng Marc Marquez Artinya Wajib Juarai MotoGP
- Mandalika Ogah 'Nanggung' Perbaiki Aspal: Agar Awet dan Bisa Dipakai Banyak Balapan
- Dari Cervera ke Madrid: Marc Marquez Pindah Rumah demi Ditangani Dokter Rafael Nadal
- Mandalika Pastikan MotoGP Indonesia 2022 Tak Ganti Tanggal, Anggap Serius Saran FIM
- Video: Trailer Serial Dokumenter 'MotoGP Unlimited', Dijamin Penuh Momen Blak-blakan
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 21 Januari 2026 12:17Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
-
Liga Champions 21 Januari 2026 11:36 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 11:28Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
-
Liga Spanyol 21 Januari 2026 11:07Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 21 Januari 2026 12:17 -
Liga Champions 21 Januari 2026 12:17 -
Lain Lain 21 Januari 2026 11:58 -
Liga Champions 21 Januari 2026 11:44 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 11:40 -
Liga Champions 21 Januari 2026 11:36
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479236/original/068802400_1768971895-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_11.50.44.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5479211/original/030628600_1768971055-inggris-dukung-rencana-prabowo-membangun-1-a52a3a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479210/original/048749100_1768970947-135047.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3276071/original/013936200_1603437779-word-stop-with-child-s-hand-dark-wall.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448851/original/042624000_1766041640-Marc-Andre_ter_Stegen.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4081368/original/035536900_1657165361-Gaya_David_Beckham_saat_Nonton_Tenis_Wimbledon_2022-AP-1.jpg)

