
Bola.net - - Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales lagi-lagi merasa jengkel karena tak bisa menjalani uji coba pramusim Thailand di Sirkuit Buriram dengan performa kompetitif, menyebut pabrikan Garpu Tala belum mampu mencari solusi bagi masalah teknis yang mendera YZR-M1 sejak pertengahan tahun lalu. Hal ini disampaikan Vinales kepada Crash.net.
Dalam kombinasi catatan waktu selama tiga hari, Vinales hanya mampu duduk di posisi kedelapan, sementara Valentino Rossi hanya duduk di posisi ke-12. Keduanya sama-sama diasapi oleh rider Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco yang duduk di posisi kedua. Padahal, Zarco 'hanya' mengendarai M1 versi 2017 dengan sasis 2016.
Top Gun yang memakai M1 versi 2018, mengaku sama sekali tak nyaman berkendara, bahkan saat ia kembali memakai sasis 2016 seperti Zarco. Rider 23 tahun ini juga menyebut ritme balapnya begitu buruk, dan yakin ini adalah masalah darurat bagi Yamaha, mengingat seri pembuka sudah begitu dekat.
Maverick Vinales (c) Yamaha
"Kami sudah bekerja keras dan masih punya masalah seperti enam bulan lalu. Jadi, entahlah. Kami begitu kesulitan. Saya pikir sudah ada solusi, ternyata tidak. Jadi kami harus tetap bekerja keras, saya ingin tahu apa masalahnya. Yamaha lain (Zarco) tampil baik, sementara kami yang tim pabrikan malah kesulitan. Entah apa yang harus saya katakan. Ini berat," ujarnya.
Saking frustrasinya, Vinales menyebut uji coba kali ini adalah uji coba terburuk bagi Yamaha. "Semua area tertinggal. Kami kekurangan sesuatu di semua sektor. Harusnya ada penjelasan setiap kali saya pakai setup baru. Sejauh ini, uji coba inilah yang terburuk. Bahkan uji coba Malaysia merupakan salah satu yang terburuk, dan kali ini lebih buruk lagi," tuturnya.
Juara dunia Moto3 2013 ini juga memberikan kritik pedas pada timnya, meminta mereka cepat tanggap untuk memahami situasi. Vinales pun ingin Yamaha kembali memberinya kesan baik pada M1 seperti saat ia menjalani uji coba pramusim tahun lalu, uji coba pertamanya bersama Yamaha.
"Jujur saja, Yamaha harus bekerja, harus sadar kami ini punya masalah. Sebagai rider, fisik saya fit 100%, saya fokus, jika motornya bagus, saya bisa melaju dengan baik. Permintaan saya hanyalah punya motor seperti saat saya pertama kali mengendarai Yamaha. Saya ingin feeling seperti itu. Dulu itu, sama sekali berbeda dengan motor yang sekarang," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 9 Maret 2026 16:04 -
Liga Champions 9 Maret 2026 16:03 -
Liga Italia 9 Maret 2026 16:02 -
Liga Champions 9 Maret 2026 16:02 -
Liga Champions 9 Maret 2026 16:01 -
Liga Champions 9 Maret 2026 16:00
MOST VIEWED
- Hasil FP1 Formula 1 GP Australia 2026: Charles Leclerc dan Lewis Hamilton Bikin Ferrari Berkuasa
- Hasil Kualifikasi Formula 1 GP Australia 2026: George Russell Sabet Pole, Sikat Kimi Antonelli
- Hasil FP2 Formula 1 GP Australia 2026: Oscar Piastri Tercepat di Rumah Sendiri, Ungguli Kimi Antonelli
- Ducati Sebut Marc Marquez Sadar Bakal Sulit Juarai MotoGP 2026 Usai Lihat Performa Apik Aprilia
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525497/original/052186200_1773043838-WhatsApp_Image_2026-03-09_at_14.47.56.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4434744/original/061929600_1684629387-prabowo_gibran-01.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5192610/original/075951700_1745188702-MADRID_BILBAO_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525335/original/082521600_1773038785-5050.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456346/original/065381300_1766841373-Pembatasan_operasional_truk_selama_Nataru.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1364235/original/057875000_1475575815-penjara2.jpg)

