
Bola.net - Pembalap Esponsorama Racing, Johann Zarco, mengaku sangat senang akhirnya bisa dipastikan bertahan di MotoGP 2021, usai diumumkan bakal membela tim satelit Ducati Corse yang satu lagi, Pramac Racing. Kepada Motorsport.com, Senin (5/10/2020), Zarco yakin langkah ini akan membuatnya bekerja lebih dekat dengan Ducati.
Karier Zarco selama setahun ini mengalami ketidakpastian. Usai hengkang setahun lebih awal dari KTM pada akhir 2019, ia sempat jadi kandidat utama pengganti Jorge Lorenzo di Repsol Honda, namun batal. Ia pun digaet oleh Ducati Corse dengan kontrak pabrikan untuk diturunkan di Esponsorama (tadinya bernama Avintia Racing).
Meski begitu, nasibnya pada 2021 juga sempat terkatung-katung karena ia sempat jatuh bangun mengendarai Desmosedici GP19. Namun, keraguan Ducati hilang usai ia finis ketiga dan naik podium lagi di Ceko. Zarco pun mengaku sangat lega dirinya masih bisa balapan di MotoGP tahun depan.
Tantangan Pertama Sudah Terlewati
"Tantangan pertama sudah terlewati, yakni punya motor untuk musim depan, karena masa depan saya sempat terkatung-katung beberapa bulan lalu. Kini situasi tahun depan sudah jelas. Saya pun ingin naik podium lagi musim ini untuk mempersiapkan 2021, saat saya akan dapat motor yang juga bisa memenangi balapan," ujar Zarco.
Selama tujuh musim terakhir, Pramac menjadi tim satelit utama Ducati, yang dapat dukungan teknis langsung dari Borgo Panigale, Italia. Kedua rider mereka saat ini, Jack Miller dan Pecco Bagnaia, bahkan dapat Desmosedici GP20 spek pabrikan. Musim depan, Zarco dan calon tandemnya, Jorge Martin, akan dapat motor yang sama.
Melihat betapa seriusnya Ducati mendukungnya selama di Esponsorama, Zarco yakin dukungan teknis padanya akan bertambah lebih banyak dan mumpuni di Pramac. Ia juga yakin General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, akan lebih sering menghabiskan waktu di garasinya untuk mendengarkan masukan dan permintaannya.
Bakal Lebih Diperhatikan Gigi Dall'Igna
"Apa yang sudah saya lihat di Avintia adalah ada dukungan besar dari Ducati. Gigi mengatur segalanya untuk saya dan sering datang ke garasi untuk lihat kinerja kami. Saya tahu Pramac, meski bukan tim pabrikan, punya motor yang juga sama baiknya. Gigi juga akan ada di sana, dan mungkin kami bakal bekerja lebih dekat. Ini bagus, karena Pramac juga pilar Ducati," ujar Zarco.
Juara dunia Moto2 2015 dna 2016 ini juga mengaku senang bukan kepalang karena Ducati Corse mengizinkannya memboyong kru intinya ke Pramac, termasuk sang crew chief, Marco Rigamonti. Menurutnya, lingkungan kerja yang cocok dengannya bakal membantunya lebih fokus bekerja.
"Usai mengenal Ducati lebih jauh, begitu juga para teknisinya di Avintia, saya bisa membawa para teknisi saya tahun depan. Fakta bahwa Ducati bisa mengatur tiga tim sekaligus membuat rider bisa mempertahankan kelompok kerjanya yang dibentuk pada tahun sebelumnya, dan ini bikin saya senang," tutup rider Prancis ini.
Sumber: Motorsportcom
Video: MotoGP 2020 Takkan Mampir Negara Non-Eropa
Baca Juga:
- Leopard Racing Tegaskan Tekad Bentuk Tim di MotoGP 2022
- Suzuki Menolak Takut Kejar Gelar Perdana MotoGP Sejak 2000
- Fabio Quartararo Tekad Bayar Kepercayaan Yamaha Lewat Gelar Dunia
- Balik ke Gresini, Fabio di Giannantonio Bisa ke MotoGP 2022 Bareng Aprilia
- Brad Binder Merasa Sia-siakan Kans Gemilang di Debut MotoGP
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 10 Januari 2026 14:47Aspar Team Sebut CFMoto Godok Rencana Balapan di MotoGP, Tapi Jalannya Takkan Mulus
LATEST UPDATE
-
Bola Dunia Lainnya 11 Januari 2026 04:33 -
Liga Italia 11 Januari 2026 02:45 -
Liga Spanyol 11 Januari 2026 02:00 -
Liga Inggris 11 Januari 2026 01:49 -
Bola Dunia Lainnya 11 Januari 2026 01:30 -
Liga Spanyol 11 Januari 2026 00:10
MOST VIEWED
- Tak Cuma Jadi Tuan Rumah MotoGP, Ini Daftar Kegiatan Sirkuit Mandalika Sepanjang 2026
- Uang Bukan Segalanya Bagi Marc Marquez, Tinggalkan Gaji Fantastis Justru Bantu Juarai MotoGP Lagi
- Era Baru MotoGP pada 2027, Motor 850cc Diprediksi Lebih Lambat hingga 2,5 Detik demi Keselamatan
- Marc Marquez Ngaku Bakal Pensiun Lebih Cepat Gara-Gara Cedera, Tapi Bukan di MotoGP 2027
HIGHLIGHT
- 3 Pemain yang Bisa Cabut dari Arsenal pada Bursa T...
- 6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jend...
- 6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
- 4 Pelatih yang Bisa Diboyong Chelsea jika Enzo Mar...
- 10 Pemain dengan Gaji Termahal di Piala Afrika 202...
- 4 Opsi Transfer Darurat Manchester United Usai Bru...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469153/original/002103800_1768069171-Juara_D_Academy_7_Tasya.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4565133/original/042559100_1693974529-Screenshot_20230906_103932_WhatsApp.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469147/original/050846600_1768066223-Rakernas_PDIP__2_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469146/original/021352500_1768065797-Kampung_mati_akibat_banjir_bandang_di_Tapanuli_Selatan.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469145/original/035029800_1768065250-Gempa_Bali.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469123/original/055074300_1768062401-Gempa_guncang_Talaud_Sulut.png)

