
Bola.net - Usai mengunci gelar dunia di Seri Emilia Romagna, Fabio Quartararo justru dapat sial dalam MotoGP Algarve di Portimao, Portugal, Minggu (7/11/2021). Menjalani sesi kualifikasi dengan buruk, rider Monster Energy Yamaha ini terjatuh dan gagal saat memperebutkan posisi keenam dengan Johann Zarco dalam sesi balap.
Quartararo sejatinya menjalani keempat sesi latihan sepanjang pekan balap dengan performa yang mengancam. Namun, petaka datang di sesi kualifikasi, ketika ia sama sekali tak bisa mencetak lap cepat untuk menembus tiga besar. Ia pun hanya duduk di posisi ketujuh. Dalam balapan, petaka lain menanti.
Selepas start, Quartararo tersalip banyak rider. Namun, ia naik ke posisi keenam pada lap kedua. Ia pun membuntuti Jorge Martin, sekaligus berduel sengit dengan rider Pramac Racing lainnya, Johann Zarco. Quartararo sangat kentara sulit menyalip, mengingat tenaga mesin Ducati lebih besar dari Yamaha.
Top Speed Kurang, Tampil Ngotot, Jadi Banyak Kesalahan
First DNF of the season for the World Champion!!! 😱@FabioQ20's crash has big implications for the Teams and Constructors titles! 💢#AlgarveGP 🏁 pic.twitter.com/0WfgIyNfrW
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) November 7, 2021
"Saya tahu saya punya ritme yang sangat baik. Jadi, harusnya saya bisa lebih cepat. Sayangnya, posisi start saya tak mendukung, dan saya tak bisa menyalip motor-motor Ducati. Hari ini, saya 15 lap membuntuti Jorge. Meski ia satu detik lebih lamban, saya tetap tak bisa menyalip," keluh Quartararo via GPOne usai balap.
Kurangnya tenaga mesin YZR-M1 memang sudah dikeluhkan rider Yamaha lainnya, bahkan sebelum El Diablo bergabung pada 2019. Sampai kini, masalah itu belum juga teratasi. Atas alasan ini pula, pembalap harus berkendara mencapai limit demi bisa mengasapi Ducati atau Honda. Itulah yang terjadi pada Quartararo.
"Saya melakukan banyak kesalahan saat menyerang. Saat jatuh, saya benar-benar pada limit performa. Saya ingat pada April, Pecco Bagnaia start kesebelas dan menyalip bukan kendala. Kami benar-benar harus menambah top speed karena menyalip jadi mimpi buruk, kami tak bisa melakukannya," ujar rider Prancis itu.
Margin Top Speed dari Ducati Sangat Besar

Quartararo sudah menyuarakan keluhan ini kepada Yamaha sejak awal musim, berharap mereka menyediakan perangkat baru yang bisa menambah top speed. Ia bahkan kembali mengingatkan hal ini tepat pada hari ia mengunci gelar di Emilia Romagna. Menurutnya, margin top speed antara Yamaha dan Ducati bagai bumi dan langit.
"Saat tampil buruk di kualifikasi, kami tahu kami tertinggal jauh pada kecepatan. Margin dari Ducati sangat besar. Saya ngotot, melakukan banyak kesalahan, dan kecelakaan ini terjadi saat saya mengerem terlalu lambat sambil coba membelok. Saya dapat banyak perangkat baru, tapi tak satu pun yang ada hubungannya dengan mesin," tuturnya.
"Saya tahu betul alasan saya kecelakaan. Sayang, kami harus mengalami kesulitan macam ini, karena motor kami sangat nyaman dikendarai. Dengan kecepatan ini, kami tak boleh melakukan kesalahan. Jika kualifikasi baik, saya jelas bisa menang. Tapi jika kualifikasi buruk, saya bisa bilang 'bye bye' pada kemenangan dan podium," tutupnya.
Sumber: GPone
Baca Juga:
- Duel Lawan Alex Marquez, Jack Miller Sempat Deja vu Moto3 2014
- Leganya Joan Mir Kembali ke Podium: Akhir Pekan yang Sulit Dipercaya
- Fakta-Fakta Unik Pedro Acosta: Tinggalkan Sekolah, Kini Jadi Juara Dunia Moto3
- Pecco Bagnaia: Akhir Pekan Sempurna, Menangi Algarve Tanpa Beban Juara
- Klasemen Sementara Formula 1 2021 Usai Seri Meksiko
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 12:01Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 09:16Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 12:01Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
-
Bola Indonesia 23 Juli 2026 11:00Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 11:50Hotman Paris Mundur, Bantah Ada Tekanan Kasus Eks Jampidsus Febrie
-
Liputan6 23 Juli 2026 11:17Alasan Hotman Paris Mundur dari Pengacara Febrie: Aku Takut Lumpuh
-
Liputan6 23 Juli 2026 11:05Hotman Paris Mundur dari Pengacara Eks Jampidsus Febrie
-
Liputan6 23 Juli 2026 10:59Fakta-Fakta Dokter Koas UI Ditemukan Tewas di Guest House Lampung
-
Liputan6 23 Juli 2026 10:41Pramono Pastikan Perbaikan SDN Kebayoran Lama 09 Jadi Prioritas APBD DKI
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300168/original/090565800_1784301109-f15bac1c-a403-4305-8222-a1e7f51b1067.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5514223/original/013837100_1772084064-IMG_0537.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300156/original/001773700_1784299348-65299532-31bb-4d3a-9661-bf22f4c4a599.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304984/original/078411300_1784779437-1001486628.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303072/original/032894900_1784617562-rob2.jpg)
