
Bola.net - Meski tak bisa menyembunyikan kekecewaan karena gagal meriah gelar dunia World Superbike (WSBK) 2012, Tom Sykes menyatakan peringkat kedua di klasemen pebalap merupakan hasil yang sungguh di luar dugaan.
Pebalap Kawasaki tersebut menghadapi WSBK Perancis (7/10) dengan ketertinggalan 30,5 poin dari pemuncak klasemen, Max Biaggi. Pada balapan pertama, Sykes finis di posisi ketiga dan Biaggi gagal finis. Pada balapan kedua, Sykes berhasil menang sedangkan Biaggi finis di posisi kelima. Namun hasil tersebut tak cukup membuat Sykes melampaui Biaggi. Ia pun kehilangan gelar dunia hanya dengan jarak 0,5 poin.
"Kami meraih pole, mencatat rekor catatan sirkuit, naik podium, memenangi balapan kedua, dan memangkas 30 poin dari Max. Tapi tak mudah melawan pebalap dengan level sepertinya," ujar Sykes. "Jelas kami sangat kecewa, karena kami hanya setengah poin dari mahkota juara. Di sisi lain, kami sangat senang karena hasil akhir kami musim ini sungguh di luar dugaan."
Memakai helm berwarna kuning dengan nomor 17 tertera di bagian atas, Sykes mendedikasikan kemenangannya di balapan kedua untuk mantan rekan setimnya, Joan Lascorz. Lascorz sendiri mengalami kecelakaan hebat awal musim ini, dan kini mengalami kelumpuhan.
"Kami tampil kuat di WSBK Perancis, mungkin ini juga karena helm replika Joan yang saya pakai," ungkapnya. "Saya mendapat dukungan luar biasa dari keluarga, teman dan penggemar Kawasaki sehingga musim kali ini sungguh fantastis."
Hasil yang diraih Sykes ini merupakan hasil terbaik Kawasaki di WSBK sejak Scott Russell memenangkan gelar tahun 1993. Sykes meraih empat kemenangan, sembilan pole dan enam rekor sirkuit sepanjang musim ini.
Pebalap Inggris itu juga telah dipastikan tetap bertahan dengan Kawasaki musim depan, di mana ia akan kembali bertandem dengan Loris Baz. (cn/kny)
Pebalap Kawasaki tersebut menghadapi WSBK Perancis (7/10) dengan ketertinggalan 30,5 poin dari pemuncak klasemen, Max Biaggi. Pada balapan pertama, Sykes finis di posisi ketiga dan Biaggi gagal finis. Pada balapan kedua, Sykes berhasil menang sedangkan Biaggi finis di posisi kelima. Namun hasil tersebut tak cukup membuat Sykes melampaui Biaggi. Ia pun kehilangan gelar dunia hanya dengan jarak 0,5 poin.
"Kami meraih pole, mencatat rekor catatan sirkuit, naik podium, memenangi balapan kedua, dan memangkas 30 poin dari Max. Tapi tak mudah melawan pebalap dengan level sepertinya," ujar Sykes. "Jelas kami sangat kecewa, karena kami hanya setengah poin dari mahkota juara. Di sisi lain, kami sangat senang karena hasil akhir kami musim ini sungguh di luar dugaan."
Memakai helm berwarna kuning dengan nomor 17 tertera di bagian atas, Sykes mendedikasikan kemenangannya di balapan kedua untuk mantan rekan setimnya, Joan Lascorz. Lascorz sendiri mengalami kecelakaan hebat awal musim ini, dan kini mengalami kelumpuhan.
"Kami tampil kuat di WSBK Perancis, mungkin ini juga karena helm replika Joan yang saya pakai," ungkapnya. "Saya mendapat dukungan luar biasa dari keluarga, teman dan penggemar Kawasaki sehingga musim kali ini sungguh fantastis."
Hasil yang diraih Sykes ini merupakan hasil terbaik Kawasaki di WSBK sejak Scott Russell memenangkan gelar tahun 1993. Sykes meraih empat kemenangan, sembilan pole dan enam rekor sirkuit sepanjang musim ini.
Pebalap Inggris itu juga telah dipastikan tetap bertahan dengan Kawasaki musim depan, di mana ia akan kembali bertandem dengan Loris Baz. (cn/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 18 September 2021 16:32Hasil Superpole WorldSBK Catalunya: Tom Sykes Persembahkan Pole untuk BMW
-
Otomotif 29 Februari 2020 10:15Hasil Superpole WorldSBK Australia 2020: Tom Sykes Rebut Pole
-
Otomotif 25 Februari 2020 16:08 -
Otomotif 30 Desember 2019 13:25 -
Otomotif 28 September 2019 20:01Hasil Race 1 WorldSBK Prancis: Razgatlioglu Raih Kemenangan Perdana
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 21 Januari 2026 11:17 -
Liga Spanyol 21 Januari 2026 11:07 -
Liga Champions 21 Januari 2026 10:52 -
Liga Champions 21 Januari 2026 10:48 -
Liga Champions 21 Januari 2026 10:47 -
Liga Champions 21 Januari 2026 10:45
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479073/original/062658600_1768967509-Uji_Geo_Listrik_Bpptkg_Ungkap_Rongga_Raksasa_Di_Bawah_Permukiman_Girikarto_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479054/original/023192900_1768966411-1000752976.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476882/original/013946900_1768801694-122428.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478006/original/000390800_1768887810-pati2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3274952/original/072089200_1603351856-20201022-Aksi-Tolak-UU-Omnibus-Law-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383964/original/082146600_1760706112-Mensesneg_Prasetyo_Hadi.jpg)

