
Bola.net - Dalam rangka ulang tahun Valentino Rossi yang ke-42 pada Selasa (16/2/2021), sang ayah, Graziano Rossi, memberikan wawancara berisi tribut untuk The Doctor lewat La Gazzetta dello Sport. Graziano pun mengaku sangat bangga pada sang anak, apalagi ia mampu melampaui prestasinya saat masih aktif balapan di MotoGP.
Graziano berkarier di GP500 pada 1978-1982 dan pernah turun sekaligus di GP250 1979, tahun kelahiran Rossi. Meski kerap bertarung sengit dengan para rider papan atas seperti Barry Sheene, statistik prestasi Graziano tak terlalu mentereng. Selama lima tahun berkarier, ia hanya mengoleksi lima podium dan tiga kemenangan.
Kariernya pun sangat berkebalikan dengan sang anak. Rossi, yang kini membela Petronas Yamaha SRT, akan menjalani musimnya yang ke-26 di Grand Prix, sekaligus yang ke-22 di kelas para raja. Sejauh ini, ia telah mengoleksi sembilan gelar dunia, 235 podium, yang 115 di antaranya merupakan kemenangan.
Juga Punya Karier yang Lebih Panjang

"Saat saya berusia 42 tahun, saya seperti saya yang sekarang. Saya balapan mobil, bersantai-santai, bersenang-senang. Saya tak punya karier sepanjang karier Vale, dan karier saya juga tak sesignifikan kariernya. Ini disayangkan bagi saya, dan menguntungkan baginya," ujar Graziano seperti yang dikutip MotosanGP.
Di lain sisi, pria berusia 66 tahun ini pun mengakui, tanpa jadi pembalap terhebat di MotoGP, Rossi sudah membuatnya bangga sejak kecil. Terlebih ia juga punya rasa cinta pada dunia balap motor dan mobil seperti sang ayah. "Waktu ia masih kecil, ia sudah menakjubkan, memberi saya begitu banyak momen menyenangkan," kisah Graziano.
"Di garasi, saya pasang fotonya saat masih kecil dengan gokart di tikungan ke kiri dengan ban depan melayang. Itu adalah momen tak terlupakan bagi kami. Saya biasa mengikat mobil kecilnya dengan tali ke mobil saya dan membiarkannya mengepot. Kalau sekarang, orang-orang pasti sudah menghentikan kami," guraunya.
Tak Sadari Kehebatan Sang Anak Sampai GP500 Inggris 2000
Sejak Rossi belia, Graziano tak pernah lelah mendampingi anaknya balapan. Namun, saking dekatnya, ia tak pernah menyadari bahwa sang anak bisa jadi bintang masa depan balap motor dunia, sampai akhirnya Rossi menggebrak dengan kemenangan bersama Nastro Azzurro Honda di GP500 Inggris 2000, tahun debutnya di kelas tertinggi.
"Saya selalu berusaha agar apa yang dilakukan Vale tak memengaruhi saya dan saya coba tak berpikir bahwa saya punya anak yang sangat cepat dan bisa jadi pembalap hebat. Saya tak pernah memikirkannya sampai akhirnya mustahil untuk disembunyikan, yakni saat ia menang di Donington pada 2000, yakni kemenangan perdananya di GP500," tutup Graziano.
Rossi sendiri kini tengah mempersiapkan diri menjalani debut bersama Petronas Yamaha SRT, yakni di uji coba pramusim MotoGP Qatar di Sirkuit Losail pada 6-7 dan 10-12 Maret, yang dilanjutkan dengan dua pekan balap di trek yang sama pada 26-28 Maret dan 2-4 April mendatang.
Sumber: La Gazzetta dello Sport, MotosanGP
Video: Kebakaran Besar di Sirkuit MotoGP Argentina
Baca Juga:
- Assen Ditunda, Estoril Jadi Seri Pembuka WorldSBK 2021
- Maverick Vinales: Tanpa Valentino Rossi, Yamaha Justru Bisa Makin Solid
- Abaikan Rivalitas, Ibu Valentino Rossi Sedih Lihat Marc Marquez Cedera Parah
- 'Sama-Sama di MotoGP, Valentino Rossi-Luca Marini Pasti Malah Makin Akur'
- Masih Semangat di Usia 42 Tahun, Valentino Rossi Sukses Bikin Sang Ibu Kagum
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 5 Juni 2026 18:15Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
-
Tim Nasional 5 Juni 2026 18:01Link Live Streaming FIFA Matchday: Timnas Indonesia vs Oman
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 17:30Prediksi Argentina vs Honduras 7 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 18:00Silmy Karim Belum Ajukan Praperadilan Lawan KPK, Ini Alasannya
-
Liputan6 5 Juni 2026 17:37Cerita Silmy Karim Kaget Dengar Kabar Dicari KPK
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7836964/original/047747000_1780657899-WhatsApp_Image_2026-05-29_at_18.36.34__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7734488/original/044458100_1780540374-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523300/original/073953200_1772800710-IMG_0778.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7834659/original/089082300_1780655196-cc34a6d8-a076-4df3-8636-7d9997550235.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4878682/original/015534800_1719648934-260529_opini_Laksamana_Sukardi___.jpg)
