
Bola.net - - Pembalap Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton mengakui bahwa kemenangannya di Formula 1 GP Azerbaijan di Baku Street Circuit pada hari Minggu (29/4) terasa cukup aneh, mengingat para rivalnya seperti Sebastian Vettel dan Valtteri Bottas mengalami masalah menjelang finis.
Hamilton diketahui tak memiliki ritme yang cukup baik untuk tampil menantang demi memperebutkan kemenangan di bagian awal balapan, dan berada di posisi ketiga, menempel Bottas dan Vettel saat Safety Car keluar dari lintasan. Tapi Hamilton sukses memperbaiki posisi saat Vettel mengalami masalah rem dan melebar, sebelum Bottas mengalami pecah ban satu lap kemudian.
"Balapan ini cukup emosional. Valtteri melakukan pekerjaan dengan sangat baik dan sangat layak meraih kemenangan, begitu juga Sebastian melakukan tugas dengan baik. Rasanya agak aneh berada di sini, tapi saya harus menerimanya. Saya tak menyerah, tetap ngotot dan tapi balapan yang tidak rapi bagi saya," ujarnya usai balap.
Pimpinan non-eksekutif Mercedes sekaligus legenda F1, Niki Lauda juga mengaku timnya mengalami perasaan yang cukup campur aduk soal hasil balap Hamilton dan Bottas, dan merasa marah bahwa debris di lintasan menyebabkan pecahnya ban Bottas.
"Balapan ini baik dan buruk. Mengapa mereka tidak membersihkan lintasan dengan baik? Ada banyak waktu untuk melakukannya. Sungguh bencana untuk Valtteri tapi bagus untuk Lewis. Valtteri melakukan segalanya dengan sempurna. Ia bisa menang mudah, tapi bagaimana pun Lewis bekerja dengan baik, jadi kami bersyukur bisa menang," pungkasnya.
Advertisement
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 4 Februari 2026 04:55 -
Liga Inggris 4 Februari 2026 04:07 -
Asia 4 Februari 2026 03:55 -
Liga Italia 4 Februari 2026 01:00 -
Lain Lain 3 Februari 2026 23:37 -
Liga Inggris 3 Februari 2026 23:37
MOST VIEWED
- Daftar Lengkap Pembalap MotoGP 2026
- Fabio Quartararo Angkat Suara Soal Gosip Pindah ke Honda di MotoGP 2027: Banyak Omong!
- Kocak Banget! Ini 7 Potret 'Upacara Pernikahan' Marco Bezzecchi dan Aprilia, Selebrasi Kontrak Baru di MotoGP
- Prediksi MotoGP 2027 Versi Pedro Acosta: Fabio Quartararo dan Jorge Martin ke Honda, Joan Mir ke Yamaha
HIGHLIGHT
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
- 7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Cham...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492189/original/051434300_1770129387-IMG_7437.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5381076/original/086032100_1760450533-gus_ipul.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492264/original/077349200_1770137334-Barang_bukti_tawuran_di_Sukabumi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492255/original/070492700_1770135461-Bayi_Orang_Utan_Jack.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5303106/original/093840000_1754045274-1000408668.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5413044/original/016786300_1763112447-IMG-20251114-WA0006.jpg)

