
Dalam balapan yang terbagi dua akibat hujan deras itu, Marquez menjadi satu-satunya pebalap papan atas yang berhasil naik podium dengan finis kedua. Berkat ketenangannya, ia berhasil mempertahankan posisi di puncak klasemen dengan keunggulan 24 poin dari Jorge Lorenzo.
"Di Assen, Marc berhasil tampil sangat baik menghadapi balapan yang sulit, menyadari bahwa targetnya bukanlah menang sekarang, melainkan bulan November nanti. Kami menyadari ia begitu sabar dan mau menunggu peluang," ujar Suppo kepada Motorsport.
Pria Italia ini pun yakin 'kedewasaan' Marquez muncul dari dirinya sendiri dan belajar dari kesalahan, bukan dari nasihat dari sang manajer, Emilio Alzamora maupun kepala mekaniknya, Santi Hernandez. "Saya yakin manajer atau timnya tak mempengaruhinya, tak peduli berapa banyak nasihat yang mereka berikan sebelum start," lanjutnya.
"Anda bisa mengatakan apapun yang Anda inginkan pada pebalap sekaliber Marc, namun ia takkan melakukannya kecuali ia yakin dengan sendirinya. Bagaimana pun Marc telah menunjukkan ia telah belajar banyak dari tahun lalu, dan ini bukti seberapa cerdasnya ia, karena tak mudah mengubah mentalitas macam ini," pungkas Suppo. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:02Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)

