
Bola.net - Jika melihat kiprah seluruh pembalap Yamaha di MotoGP 2021, tak pelak lagi Fabio Quartararo merupakan jagoan tunggal pabrikan Garpu Tala dalam meraih hasil baik. Meski begitu, pembalap Monster Energy Yamaha ini mengaku sama sekali tak pernah dapat tekanan dari timnya untuk menyabet prestasi mentereng tiap pekan.
Seperti yang diketahui, sejauh ini Yamaha telah meraih 11 podium, yang delapan di antaranya diraih oleh Quartararo. Tak hanya itu, El Diablo juga meraih lima dari enam kemenangan yang dikoleksi pabrikan Jepang itu. Ia juga jadi satu-satunya rider Yamaha yang menjadi kandidat juara dunia, bahkan tengah memimpin klasemen.
Tak sedikit rival yang beranggapan bahwa situasi ini bakal membuat Quartararo tertekan, karena menjadi satu-satunya andalan Yamaha meraih hasil baik. Namun, lewat MotoGP.com pada Selasa (7/9/2021), pembalap Prancis ini mengaku bahwa situasi ini justru membuatnya tampil tenang, apalagi tak ada paksaan dari timnya.
Konsisten Perebutkan Podium, Jadi Tak Perlu Cemas

"Saat sadar saya satu-satunya yang merebut kemenangan dan podium, saya justru tak merasakan tekanan dari Yamaha bahwa saya harus meraih hasil baik setiap pekan. Jadi, rasanya menyenangkan tak dapat beban dari tim. Mereka hanya ingin saya nyaman, meminta saya tetap tenang, menyadari potensi, dan gaspol," tutur Quartararo.
Rider berusia 22 tahun ini juga percaya sepenuhnya pada performa motornya, hingga ia tak perlu khawatir tampil buruk di segala jenis trek, bahkan di sirkuit-sirkuit yang tak bersahabat dengan YZR-M1. Dengan begitu, ia juga tak perlu kepikiran kans merebut gelar, dan hanya akan fokus menjalani balapan demi balapan sampai musim berakhir.
"Sejak balapan kedua di Qatar, kami selalu memperebutkan podium. Motor kami cocok dengan semua trek. Austria sangat berat, tapi kami tetap cepat di sana. Kami juga bisa cepat di Silverstone, Misano, Valencia, dan Portimao. Aragon dan Austin bakal jadi trek yang sulit, tapi motor kami cepat di mana-mana, jadi saya tak cemas," ujarnya.
Ogah Pusingkan Performa Rival

Quartararo bahkan tak cemas jika melihat para rival terdekatnya dalam perebutan gelar dunia. Ia mengakui bahwa Joan Mir, Johann Zarco, Pecco Bagnaia, dan Jack Miller merupakan para pembalap tangguh. Namun, jika ia memusingkan performa mereka, bisa-bisa ia jadi gagal fokus dalam membidik status juara.
"Saat ini semua rival saya merupakan para pembalap top di MotoGP. Namun, saya tak mau memperhatikan mereka. Saya hanya ingin fokus pada diri saya sendiri, melihat di mana saya finis di setiap pekan. Jadi, saya hanya akan menghadapi segalanya balapan demi balapan, dan ini sangat membantu saya fokus," tutupnya.
Saat ini, Quartararo duduk di puncak klasemen pembalap dengan koleksi 206 poin, unggul 45 poin dari Joan Mir dengan enam seri tersisa musim ini. Ia akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Aragon, Spanyol, pada 10-12 September mendatang.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Maverick Vinales Akui Takkan 100% Siap Tampil di MotoGP Aragon
- Aprilia Pede Takkan Ulang Polemik antara Maverick Vinales dan Yamaha
- Biasanya Tangguh di MotoGP Aragon, Marc Marquez Kini Pilih Merendah
- Valentino Rossi Kembali ke Aragon Sejak 2019, Ingin Tampil Sebaik di Silverstone
- Gabung Mercedes, George Russell Resmi Jadi Tandem Lewis Hamilton di Formula 1 2022
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 06:13 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:16 -
Liga Spanyol 7 Maret 2026 05:15 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:04 -
Bundesliga 7 Maret 2026 04:57 -
Liga Eropa Lain 7 Maret 2026 04:50
MOST VIEWED
- Jorge Martin Takjub Lihat Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026: Level Performanya Berbeda!
- Jadi Murid Valentino Rossi Tak Halangi Pecco Bagnaia Akur dengan Marc Marquez, Justru Sering Dapat Nasihat
- Serunya Kunjungan Luca Marini dan Joan Mir ke Bali, Belajar Budaya Lokal Bareng Honda
- Formula 1 dan WEC Utamakan Keselamatan Terkait Konflik Timur Tengah, Bagaimana dengan MotoGP?
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

