
Bola.net - Pebalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, mengaku sangat ingin menjadi seperti sosok Kevin Schwantz, juara dunia GP500 1993 yang dielu-elukan banyak orang sampai sekarang dan menjadi ikon, legenda, sekaligus duta besar Suzuki. Hal ini ia sampaikan kepada Motomatters.
Schwantz yang menjalani karier Grand Prix pada 1986, tak pernah membela pabrikan selain Suzuki. Ia memang hanya meraih satu gelar dunia, namun gaya balapnya yang agresif dan nekat, ditambah karakternya yang flamboyan, membuatnya diidolakan banyak orang.
Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso adalah dua dari sekian banyak rider MotoGP yang mengidolakannya. Mir, yang uniknya lahir pada 1997, yakni dua tahun setelah El Pajarito pensiun, ternyata juga sangat mengidolakannya sampai-sampai ingin bergabung dengan Suzuki.
Schwantz Jadi Referensi

Sebelum bergabung dengan Suzuki, juara dunia Moto3 2017 ini diketahui dapat tawaran dari Ducati dan Repsol Honda, namun menolak keduanya demi bergabung dengan Suzuki pada 2019, menggantikan posisi Andrea Iannone.
"Saya punya beberapa opsi, tapi pilih Suzuki karena saat hati saya bicara, maka saat itulah saya mendengarkan hati saya. Opsi lainnya sangat bagus, tapi saya saya ingin jadi seperti Kevin Schwantz suatu saat nanti," ujarnya.
"Kevin membela satu pabrikan sepanjang hidupnya, dan kini jadi duta Suzuki. Jadi kurang lebih ia lah referensi saya soal apa yang apa yang ingin saya lakukan," lanjut pebalap Spanyol berusia 22 tahun ini.
Bisa Pindah Usai Juara
Menjelang tahun keduanya di Suzuki ini, Mir pun mengaku belum kepikiran untuk meninggalkan pabrikan yang bermarkas di Hamamatsu tersebut. Meski begitu, ia tak menutup kemungkinan bisa pindah tim suatu saat nanti.
"Ketika saya meraih beberapa gelar dunia bersama Suzuki, barulah kita bisa bicara. Mungkin nanti saya akan punya ketertarikan lain. Tapi target saya saat ini adalah meraih gelar dunia bersama Suzuki musim ini atau tahun depan," tutupnya.
Mir akan kembali turun lintasan bersama motor GSX-RR miliknya dalam uji coba pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 7-9 Februari mendatang.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Lain Lain 21 Januari 2026 11:58 -
Liga Champions 21 Januari 2026 11:44 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 11:40 -
Liga Champions 21 Januari 2026 11:36 -
Liga Champions 21 Januari 2026 11:34 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 11:28
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5479211/original/030628600_1768971055-inggris-dukung-rencana-prabowo-membangun-1-a52a3a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479210/original/048749100_1768970947-135047.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3276071/original/013936200_1603437779-word-stop-with-child-s-hand-dark-wall.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448851/original/042624000_1766041640-Marc-Andre_ter_Stegen.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4081368/original/035536900_1657165361-Gaya_David_Beckham_saat_Nonton_Tenis_Wimbledon_2022-AP-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478781/original/040950500_1768923114-11.jpg)

