
Bola.net - - Usai Jorge Lorenzo resmi diumumkan bakal bergabung dengan Repsol Honda dan bertandem dengan Marc Marquez musim depan, reaksi beragam dari penggemar dan pengamat MotoGP pun bermunculan.
Tak sedikit orang yang yakin bahwa bersatunya Lorenzo dan Marquez di Honda merupakan simbol bersatunya para 'pengkhianat' Valentino Rossi, mengingat The Doctor menuduh keduanya bersekongkol menghalanginya merebut gelar pada 205.
Meski begitu, pengamat MotoGP asal Italia, Guido Meda mengaku tak yakin Lorenzo dan Marquez benar-benar berteman dan berkomplot. Kepada Sky Sport, Meda bahkan meyakini bahwa Lorenzo tak berusaha menjegal Rossi.
"Reaksi orang-orang agak seperti di media sosial. Semua orang berkata, 'Akhirnya dua kawan kembali bersama, dua orang dari tindakan mafia telah bersatu.' Saya rasa tidak. Pada 2015, tak diragukan lagi Lorenzo memanfaatkan 'kinerja' Marquez, yang entah bagaimana caranya menghalangi Rossi. Lorenzo tak ambil bagian dalam kejadian itu," ujarnya.
Agresi Marquez

Lorenzo dan Marquez sejatinya juga punya hubungan yang tak terlalu baik, usai keduanya bersenggolan di tikungan terakhir Jerez pada 2013. Meda juga mengingatkan bahwa Lorenzo satu suara dengan Rossi, yang meyakini Marquez harus dihukum berat usai senggolan di Argentina pada April lalu.
"Saya tak sepakat atas aspek ini (pertemanan Lorenzo-Marquez). Mereka bukan dua teman yang kembali bersama. Bahkan, baru-baru saja, Marquez yang selalu agresif telah mendapat kritikan tajam tak hanya dari Rossi, melainkan juga dari Lorenzo," ungkapnya.
Marquez Harus Waspada

Meda bahkan yakin Marquez seharusnya bersikap waspada dan hati-hati pada Lorenzo, mengingat keduanya merupakan rider terkuat dan dua rider yang mampu merebut gelar dunia selama lima tahun terakhir.
"Menurut saya, justru Marquez harus mengangkat perisainya sendiri, karena ia harus lepas dari serangan Lorenzo. Ia tak akan melalui ini dengan mudah, apalagi dengan tandem seperti Lorenzo. Jelas langkahnya tak akan mudah," pungkas Meda.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Januari 2026 18:54Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
LATEST UPDATE
-
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:30 -
Liga Italia 21 Januari 2026 22:20 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:13 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 21:18 -
Liga Champions 21 Januari 2026 21:07 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 20:56
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480060/original/010927300_1769014700-sabrang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480059/original/087062900_1769014044-IMG_5539.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480047/original/083448500_1769011227-141553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478933/original/079657200_1768961772-Ketua_KNKT__Soerjanto_Tjahjono.jpg)

