
Sepanjang musim ini, Lorenzo mengalami enam kesialan, yakni dua kali gagal finis di Argentina dan Catalunya, serta gagal tampil kompetitif dalam kondisi basah dan dingin di Belanda, Jerman, Ceko dan Inggris. Inilah yang membuat sang juara dunia bertahan ini tak bisa bersaing sengit dengan Marquez.
Kini, Lorenzo pun bertekad merebut peringkat runner up dari tangan sang tandem, Valentino Rossi. Saat ini, Rossi mengantongi 196 poin, unggul 14 poin dari Lorenzo. Dengan empat seri tersisa, Por Fuera pun optimis bisa memenuhi targetnya ini.
"Gelar dunia tahun lalu memungkinkan untuk diraih. Tahun ini juga memungkinkan, tapi rumit, nyaris mustahil. Kami harus dapat banyak keajaiban dan Marc harus sangat tak beruntung. Soal poin, peringkat runner up masih memungkinkan. Andai regulasi sama seperti tahun lalu, konsistensi semua pebalap juga akan sama," ujarnya kepada MotoGP.com.
Lorenzo pun yakin peranan Michelin sebagai penyuplai tunggal ban membawa perubahan signifikan pada peta persaingan tahun ini. "Jika ban depan selip, sangat sulit untuk tidak terjatuh. Inilah mengapa para pebalap lebih sering melakukan kesalahan. Marc juga sering melakukan kesalahan, tapi hanya saat latihan, sementara saat balapan selalu finis. Ditambah dengan kesalahan para pebalap Yamaha, kini ia memimpin klasemen dengan keunggulan besar," tutupnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 22:29FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 22:44Kronologi Kebakaran Gedung Djakarta Theater
-
Liputan6 21 Juli 2026 22:17Ledakan Rumah Mewah di Medan: Korban Terakhir Ditemukan
-
Liputan6 21 Juli 2026 21:14Megawati: Kudatuli Simbol Ketidakadilan
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:47Fakta Baru Mayat Pria Mengapung di Bakauheni
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:35Prabowo Tunjuk 5 Pejabat Baru BGN, Ketut Sumedana Jadi Deputi Pengawasan
MOST VIEWED
Yamaha Racing Indonesia Kuasai Latihan Perdana R3 BLU CRU Asia Pacific 2026: Abid Tercepat, Ditempel Sabian
Aktor Thailand Ing Asavanund Ramaikan Persaingan di Yamaha Sunder Race 2026, Turun pada Kelas R3 BLU CRU Asia-Pacific
Reynaldi Junior Wakili Indonesia di Podium Hari Pertama R3 Blu Cru Asia Pasific 2026
Bukan Juara, tetapi Paling Diburu! Ing Asavanund Jadi Magnet Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303578/original/029822600_1784648668-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_22.22.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303568/original/084225500_1784647002-87853a60-7024-430f-967d-d897bb478cea.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303561/original/020896900_1784645389-IMG_5803.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303525/original/018798800_1784639971-IMG_9409.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303541/original/046071900_1784641635-1001484373.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303539/original/039229800_1784640967-IMG_3166.jpeg)

