
Bola.net - Debutan Pramac Racing, Jorge Martin, menyebut hasil finis ketiga yang ia raih di MotoGP Austria, Minggu (15/8/2021) lebih bermakna dari kemenangannya di Seri Styria, meski sama-sama digelar di Red Bull Ring. Kepada Crash.net, Martin menyatakan bahwa perjuangannya kali ini sungguh berat demi naik podium.
Start dari pole, Martin langsung bertarung sengit berebut pimpinan balap dengan Marc Marquez, Pecco Bagnaia, dan Fabio Quartararo. Pertarungan mereka pun sangat panas pada Lap 6-7 ketika terus-terusan saling salip sampai-sampai ban depan Martin mengalami overheating, hingga ia melorot ke posisi keempat.
"Kami start dengan ban depan keras, yang hanya saya jajal sekali sepanjang akhir pekan. Kami berjudi besar dan saya percaya diri. Tapi sekalinya ingin melaju di depan dan coba membuat jarak, saya melebar hingga saya turun ke posisi keempat. Kemudian, ban depan saya kelewat panas, dan saya sulit mencari ritme," ujarnya.
Gugup Jalani Flag-to-Flag

Martin coba tetap tenang, dan ketika hujan deras turun pada Lap 25, ia mulai gaspol lagi, namun sulit menyalip Bagnaia dan Quartararo. Pada akhir lap, ia membuntuti Marquez, Bagnaia, dan Quartararo untuk masuk ke pit dan ganti motor dengan ban basah, selagi Brad Binder nekat tetap di lintasan dengan memakai ban kering.
"Saat trek benar-benar basah, saya lihat Marc dan Pecco masuk pit, dan saya ikut mencoba. Saya sungguh gugup soal flag-to-flag, saya nyaris jatuh dan saya harap tim saya baik-baik saja. Namun, saya keluar pit dan masih ada di posisi ketiga (di grup terkait). Namun, dengan ban basah pun sulit untuk tetap di atas motor," tuturnya.
Saat keluar dari pit, Martin duduk di posisi 12, dan lalu saling salip dengan Bagnaia. Ia pun naik ke posisi 10 usai Marquez terjatuh dan Pol Espargaro masuk pit pada Lap 27. Setelahnya, ia menyalip Danilo Petrucci, Takaaki Nakagami, Alex Marquez, Aleix Espargaro, Valentino Rossi, Iker Lecuona, dan Luca Marini pada lap penutup.
Tak Cukup Cepat Kejar Brad Binder
Sayang, Martinator tak cukup cepat untuk mengejar Binder. "Selamat pada Brad atas apa yang ia lakukan. Menakjubkan ia bisa tetap di atas motor. Padahal, pakai ban basah saja sulit. Pada lap terakhir, saya di posisi 11 dan yakin sudah mengacaukan balapan saya sendiri karena saya pikir harusnya tetap pakai ban kering," tuturnya.
"Namun, ketika melihat para rider di Tikungan 3, saya pun ngotot. Saya mencapai grup terdepan di Tikungan 7 dan langsung menyalip 6-7 pembalap dalam dua tikungan sekaligus. Sulit menghindari mereka semua, namun saat saya finis di podium, saya sangat senang. Bahkan lebih senang dari pekan lalu," pungkasnya.
Martin kini merangsek ke peringkat 10 pada klasemen pembalap dengan 64 poin, mengambil alih posisi itu dari Marquez yang tertinggal lima poin darinya. Ia akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Inggris, yang digelar di Sirkuit Silverstone pada 27-29 Agustus mendatang.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Main Aman di Kala Hujan, Fabio Quartararo Mulai Kepikiran Gelar Dunia
- Girang Nyaris Podium, Valentino Rossi: Tak Ganti Motor Memang Keputusan Tepat!
- Deja vu, Marc Marquez Teringat Andrea Dovizioso Saat Lawan Pecco Bagnaia
- Pecco Bagnaia Salip 7 Rider di Lap Terakhir MotoGP Austria, Podium Lagi
- Brad Binder Jelaskan Aksi Nekat Menangi MotoGP Austria Pakai Ban Kering
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 05:49Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 02:00Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 05:32Kepala BGN Ungkap Alasan Libatkan TNI-Polri dalam Program MBG
-
Liputan6 23 Juli 2026 05:00Polemik Babinsa Dilibatkan Awasi Pajak Rakyat
-
Liputan6 23 Juli 2026 01:08Pramono Kenang Peran PKB di Balik Megawati Jadi Wapres
-
Liputan6 22 Juli 2026 23:27Mikrobus Hantam Truk di Tol Pandaan-Malang, 3 Penumpang Tewas
-
Liputan6 22 Juli 2026 21:57Ketua DPRD Bone Dipolisikan Buntut Dugaan Aniaya Staf karena Kue
MOST VIEWED
Bukan Juara, tetapi Paling Diburu! Ing Asavanund Jadi Magnet Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika
MAXI Race Jadi Daya Tarik Baru Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika: Ketika Skutik Premium Ikut Balapan
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Jadwal Yamaha Sunday Race Hari Kedua, Minggu 19 Juli 2026
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304431/original/058033000_1784714748-IMG_6017.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4990086/original/077484200_1730710278-ilustrasi_TNI_Setkab_Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304734/original/047116600_1784743705-58328.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304715/original/052585800_1784737644-1001369976.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304704/original/016390800_1784735476-1001487600.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304689/original/021470600_1784732248-903084.jpg)
