FOLLOW US:


Kembali ke Moto2, Hafizh Syahrin Negosiasi dengan Tiga Tim

02-08-2019 14:00

 | Anindhya Danartikanya

Kembali ke Moto2, Hafizh Syahrin Negosiasi dengan Tiga Tim
Pebalap Red Bull KTM Tech 3, Hafizh Syahrin © KTM/Gold and Goose

Bola.net - Menyusul keputusan Red Bull KTM Tech 3 menggaet Brad Binder untuk MotoGP 2020, Hafizh Syahrin pun bertekad untuk kembali ke Moto2. Kepada Crash.net di Sirkuit Brno, Ceko, Kamis (1/8), Syahrin mengaku tengah melakukan negosiasi dengan tiga tim berbeda.

Syahrin mendadak turun di MotoGP 2018 dengan Monster Yamaha Tech 3, menggantikan Jonas Folger yang dilanda masalah kebugaran. Di atas motor YZR-M1, Syahrin tampil cukup kompetitif, bahkan tiga kali masuk 10 besar dalam empat seri terakhir.

Sayang, saat Tech 3 memutuskan pindah ke KTM musim ini, rider Malaysia berusia 25 tahun itu malah kesulitan beradaptasi dengan RC16. Atas alasan ini, Tech 3 pun menunjuk Binder, yang saat ini masih turun di Moto2, sebagai pengganti Syahrin tahun depan.

"Sudah jelas kami tak punya tempat di MotoGP. Tim memutuskan menggaet Bradl Binder. Saya menghormati keputusan mereka dan saya ingin menghadapi paruh kedua musim ini dengan hasil baik sebelum saya pergi," ujar Syahrin.

1 dari 2

Ingin Bela Tim yang Baik

Ingin Bela Tim yang Baik
Hafizh Syahrin © KTM/Gold and Goose

"Saya mengenal Tech 3 sejak awal tahun lalu, belum terlalu lama, tapi tim ini sudah seperti keluarga. Saya akan merindukan mereka, tapi ini bagian dari dunia balap. Kami masih bisa bertemu di paddock," lanjut El Pescao.

Kini Syahrin tengah menjalani diskusi dengan tiga tim demi mencari peluang kembali ke Moto2. "Saya ingin membela tim yang baik demi menunjukkan potensi di Moto2. Tahun 2017 tak buruk, tapi saya harus lebih baik dari itu jika kembali ke Moto2," ungkapnya.

Dua tim di antaranya adalah Red Bull KTM Tech 3 dan Petronas Sprinta Racing. Bos Tech 3, Herve Poncharal sendiri pernah mengaku berat melepas Syahrin, dan bertekad menurunkannya di Moto2 2020, sebagai tandem Marco Bezzecchi.

2 dari 2

Tunggu Keputusan Setelah Austria

Di lain sisi, Petronas Sprinta Racing pernah menaungi Syahrin di Moto2 sejak debutnya pada 2014 lalu. Tim yang dipimpin Razlan Razali ini kebetulan juga tengah mencari pebalap kedua, yang nantinya dijadikan tandem Khairul Idham Pawi. Untuk kandidat tim ketiga, Syahrin masih bungkam.

"Saya bicara dengan Herve dan Razlan. Sulit mengatakan semua. Saya harus tunggu setelah dua balapan ini, dan barulah saya akan tahu akan pergi bersama Razlan, Tech 3, atau tim Moto2 lainnya. Yang jelas KTM atau Kalex sama bagusnya karena dua sasis ini sangat kuat," pungkasnya.

Menjelang MotoGP Ceko akhir pekan ini, Syahrin berada di peringkat 15 pada klasemen pebalap dengan koleksi tiga poin, tertinggal 12 poin dari sang tandem, Miguel Oliveira di peringkat 18.