
Bola.net - Pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Adenanta Putra memasuki putaran terakhir Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 dengan posisi memimpin klasemen SS600. Rider berumur 21 tahun itu mengoleksi 152 poin dan unggul delapan angka dari pesaing terdekatnya, Kasma Daniel Kasmayudin, asal Malaysia.
Adenanta akan tampil pada seri pamungkas yang berlangsung di Chang International Circuit, Buriram, Thailand. Balapan ini digelar pada 6-7 Desember 2025 dan bakal menentukan juara musim ini untuk kelas SS600.
Usai menjalani sesi latihan pada Jumat (5/12) di Chang International Circuit, Adenanta mengaku menghadapi sejumlah tantangan. Ia menyebut feeling terhadap motor belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan balapan.
"Pada Jumat ini di latihan bebas 1, 2 dan 3 cukup sulit buat saya karena banyak yang masih kurang oke feelingnya di setingan motor di beberapa poin. Cuman dari latihan bebas 1, 2 ke 3 setiap sesinya alhamdulillahnya selalu ada improvement meskipun tidak signifikan," ujar Adenanta kepada wartawan di Chang International Circuit, Jumat (5/12).
Pembalap asal Ngawi ini menjelaskan bahwa peningkatan kecil menjadi sangat penting mengingat ketatnya persaingan. Ia melihat margin waktu antar pembalap sangat rapat sepanjang sesi latihan.
"Dan juga seperti yang kita tahu di hari ini dari posisi 1–10 di kelas SuperSport 600, timenya sangat-sangat rapat hanya beda 0,0 sekian-sekian. Jadi enggak yang ada gap jauh," katanya.
Pertarungan Ketat

Adenanta memprediksi pertarungan ketat akan berlangsung pada Race 1 dan Race 2. Ia menegaskan konsistensi lap time menjadi fokus utama untuk menghadapi 12 lap balapan.
"Jadi kemungkinan untuk race 1 dan juga race 2 besok bakal rame ya. Jadi memang yang kita butuhkan tepatnya saya yang ingin saya cari adalah bagaimana caranya bisa konsisten dari lap ke lap," ucapnya.
Ketika ditanya mengenai simulasi yang dijalani, pembalap berusia 21 tahun ini memastikan dirinya lebih memilih long pace dibanding time attack. Ia menilai konsistensi diperlukan untuk menjaga peluang meraih hasil maksimal.
"Simulasi long pace, karena target best time bukan target saya untuk saat ini. Menurut saya lebih baik saya bisa konsisten dengan race saya sendiri," bebernya.
Adenanta menambahkan bahwa posisi kedelapan pada Free Practice 3 dengan selisih 0,2 detik dari posisi pertama menunjukkan persaingan sangat tipis. Ia menyebut fokus lap demi lap lebih penting dibanding mengejar catatan waktu tercepat.
"Memang mungkin bisa saja ketika saya mencoba untuk push untuk mendapatkan best time, cuman lebih pentingnya saya bisa mencoba untuk jalan sendiri dan mencari time yang konsisten," tambahnya.
Diskusi Panjang

Adenanta juga mengungkapkan adanya diskusi panjang dengan tim teknis setelah sesi latihan bebas. Evaluasi terhadap setelan motor menjadi prioritas untuk menentukan langkah pada kualifikasi dan balapan.
"Tentunya kita diskusi tentang settingan, apa yang masih bisa di-improve untuk besok hari yaitu untuk kualifikasi dan juga race 1," bebernya.
Adenanta memastikan bahwa tim mekanik masih menganalisis data dari sesi terakhir. Keputusan final terkait perubahan setelan akan ditentukan pada malam hari atau menjelang sesi berikutnya.
"Mungkin nanti malam atau besok pagi baru kita bisa memutuskan apa yang bisa diubah dan untuk improve untuk besok," ucapnya.
"Kalau dari saya enggak ada strategi khusus ya, tentunya karena ini balapan nggak bisa ditebak, apa pun bisa terjadi. Jadi yang penting untuk saya saat ini fokus sama diri saya sendiri," lanjut Adenanta.
Tetap Optimistis

Adenanta memastikan dirinya tetap optimistis menjalani seri penutup musim ini. Ia menyebut rasa percaya diri menjadi bekal penting saat memimpin klasemen sementara.
Terkait pesan manajer mengenai pentingnya pengendalian emosi, Adenanta sepakat bahwa faktor tersebut sangat menentukan. Ia menilai ketenangan diperlukan agar tidak terjebak dalam situasi yang memicu kesalahan.
"Ya tentunya itu saran yang tepat ya, karena memang apalagi seperti saya ini ya, sekarang kondisi untuk merebutkan gelar champion ini pasti emosi dan kesabaran, ketenangan itu adalah kunci," tuturnya.
"Jadi tetap yang penting sabar, bisa tenang aja, jangan cepat kebuka emosi. Tentunya dari Malaysia sekarang yang gap paling dekat di posisi kedua itu dari Malaysia, gap 8 poin."
"Untuk yang ketiga dengan rider Thailand itu gap 20 poin, 20 sekian kalau nggak salah. Yamaha semua," imbuh Adenanta.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 9 Agustus 2026 07:50Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 1 November 2026 13:17Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
-
Otomotif 1 November 2026 12:51Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
-
Otomotif 1 November 2026 12:46Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
-
Otomotif 1 November 2026 12:41Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
-
Liga Spanyol 1 November 2026 12:13Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
-
Otomotif 1 November 2026 11:43Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
BERITA LAINNYA
-
otomotif 1 November 2026 12:51Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
-
otomotif 1 November 2026 12:46Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
-
otomotif 1 November 2026 12:41Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
-
otomotif 1 November 2026 11:43Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
-
otomotif 1 November 2026 06:35Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
SOROT
-
Liputan6 1 November 2026 13:38Viral Pria Minum di MRT Jakarta dan Abaikan Teguran Petugas
-
Liputan6 1 November 2026 13:14Geger Pria di Semarang Tewas dengan Luka di Leher
-
Liputan6 1 November 2026 13:07Prabowo Beri Bantuan Pendidikan untuk Pesantren Gontor
-
Liputan6 1 November 2026 09:46Ketua Kadin Lapor Prabowo, Investasi Dalam Negeri Rp 2.000 Triliun
MOST VIEWED
Aspal Sirkuit Sepang Hancur Jelang MotoGP Malaysia 2026, Pembalap Mengeluh Sebut Lintasan Mirip Arena Motocross!
Ducati Berpeluang 'Team Order' di MotoGP Malaysia 2026, Marc Marquez Kirim Sinyal Tentang Alex Marquez
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387556/original/095508000_1793514427-WhatsApp_Image_2026-11-01_at_13.20.53.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387539/original/034010500_1793513667-IMG-20261101-WA0032.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387537/original/094931300_1793513244-Presiden_Prabowo_berikan_bantuan_untuk_Pesantren_Gontor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9387417/original/023061600_1793502653-erick-lapangan-kerja-f8e2f6.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9387406/original/067213100_1793501415-atlet-suram-88e80b.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474423/original/065994600_1768476612-Ketua_Umum_Kadin_Indonesia__Anindya_Novyan_Bakrie-15_Januari_2026-a.jpg)
