
- Di sela pekan balap MotoGP Inggris bulan lalu, Cal Crutchlow resmi dipastikan bakal membela LCR Honda sampai akhir 2020, dan kini LCR Honda tengah menanti keputusan Honda Racing Corporation (HRC) soal masa depan Takaaki Nakagami di MotoGP.
Nakagami yang berstatus debutan, memang kerap mengalami kesulitan dalam meraih hasil baik musim ini. Meski begitu, kerja kerasnya kerap mendapatkan pujian dari Crutchlow dan datanya kerap dijadikan perbandingan oleh rider Repsol Honda, Marc Marquez.
LCR Honda bertekad untuk mempertahankannya musim depan, namun sang pimpinan tim, Lucio Cecchinello menyatakan bahwa keputusan ada di tangan Honda Racing Corporation (HRC) dan sponsornya, Idemitsu Asia.
Optimis Bakal Dipertahankan

Kepada Speedweek, Cecchinello mengaku belum bisa mengonfirmasi masa depan Nakagami di timnya, namun yakin kontrak rider 26 tahun tersebut bakal diperpanjang oleh HRC, apalagi pabrikan Sayap Tunggal sudah lama ingin menurunkan wakil Jepang di kelas tertinggi.
Saya sudah meminta Honda untuk mengklarifikasi masa depan Nakagami. Saya bisa katakan bahwa keinginan kami adalah melanjutkan program ini. Saya yakin akan berlanjut. Tapi saya belum bisa mengonfirmasi 100%, karena bakal diumumkan oleh Honda dan Idemitsu, ujarnya.
Beda Budaya, Beda Sistem Kerja
Cecchinello tak memungkiri bahwa Nakagami masih punya tugas menumpuk untuk beradaptasi dan mempelajari seluk beluk MotoGP, namun pria asal Italia ini yakin Nakagami hanya butuh mengubah pola kerjanya yang dirasa terlalu \'Jepang\'. Eks rider GP125 ini juga yakin Nakagami berpotensi punya karier baik di MotoGP.
Taka cukup menarik, karena saya telah bekerja sama dengan banyak rider Jepang sebelumnya. Banyak orang tak memahami budaya mereka. Orang Jepang ingin melakukan segalanya dengan sempurna, itulah alasan mengapa Taka butuh waktu. Ia butuh waktu lebih banyak untuk mengerahkan 100% dari dirinya, ungkap Cecchinello.
Pada sesi latihan, Taka biasanya tidak terlalu cepat, begitu pula di awal balap, sementara di akhir, dia bisa sangat cepat. Kadang ia malah bisa lebih cepat dari rider di posisi 10 besar. Ia harus belajar untuk langsung ngotot dari awal. Para rider Eropa biasanya langsung mati-matian sejak awal, sementara rider Jepang berbeda. Tapi jika Taka punya pengalaman lebih, ia bisa melaju di depan, pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 8 Maret 2026 13:22 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:20 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:05 -
Otomotif 8 Maret 2026 13:00 -
Liga Italia 8 Maret 2026 12:56 -
Otomotif 8 Maret 2026 12:46
MOST VIEWED
- Hasil FP1 Formula 1 GP Australia 2026: Charles Leclerc dan Lewis Hamilton Bikin Ferrari Berkuasa
- Hasil Kualifikasi Formula 1 GP Australia 2026: George Russell Sabet Pole, Sikat Kimi Antonelli
- Hasil FP2 Formula 1 GP Australia 2026: Oscar Piastri Tercepat di Rumah Sendiri, Ungguli Kimi Antonelli
- Cedera Bahu Jadi Penghalang, Marc Marquez Minta Ducati Sabar Tunggu Kontrak MotoGP 2027
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5192610/original/075951700_1745188702-MADRID_BILBAO_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524385/original/061264000_1772944251-ClipDown.com_551256479_18525425173022238_7948439602243380320_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524438/original/084882300_1772947426-Banjir_di_Cipinang_Melayu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5400733/original/020747600_1762146027-ClipDown.com_571045026_18531746140022238_5678456159712626039_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3650051/original/018473900_1638382189-WhatsApp_Image_2021-12-02_at_1.02.57_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524296/original/000488600_1772933206-Lokasi_penemuan_mayat_perempuan_di_Depok.jpg)
