
Akibat insiden ini, Iannone dijatuhi hukuman start terbuncit di MotoGP Belanda, setelah dijatuhi hukuman mundur tiga posisi start di Austin, Texas akibat melakukan kesalahan yang sama kepada Andrea Dovizioso di Argentina. Menurut Lorenzo, hukuman ini terlalu 'lembek' bagi pebalap agresif seperti Iannone.
"Saya takkan mengajukan banding, tapi akan bicara dengan Mike dan Safety Commission soal ini, karena kadang kami hanya tahu sesuatu harus diubah ketika hal yang dicemaskan benar-benar terjadi. Kita lihat saja nanti apakah kami bisa melakukan sesuatu, karena harus ada yang diubah untuk menghindari risiko macam ini," ujarnya kepada Motorsport.
Menurut Lorenzo, hukuman larangan balap lebih cocok dijatuhkan, dengan begitu pebalap bisa belajar dari kesalahan dan mengubah gaya balapnya. Hal ini diyakini Lorenzo efektif karena ia sendiri pernah mendapat hukuman larangan balap saat masih turun di GP250 2005 silam.
"Saat berusia 17-18, saya yakin saya bukan pebalap berisiko, karena tak ada pebalap yang mau menerima cap macam itu. Tapi jika saya tak mendapatkan hukuman itu, saya tak akan berubah. Cepat atau lambat saya pasti akan melakukan kesalahan yang sama," ujarnya.
Por Fuera pun tak yakin hukuman start terbuncit akan membuat Iannone kapok. "Entah apakah hukuman itu cukup agar Andrea paham ia harus mengubah sesuatu. Jika Anda berkendara dengan cara itu ketika bertarung dengan pebalap lain, dan jika Anda tak mengubah gaya balap, cepat atau lambat pasti kesalahan akan terjadi," tutupnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Januari 2026 18:54Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
LATEST UPDATE
-
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:13 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 21:18 -
Liga Champions 21 Januari 2026 21:07 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 20:56 -
Voli 21 Januari 2026 20:45 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 20:38
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478933/original/079657200_1768961772-Ketua_KNKT__Soerjanto_Tjahjono.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479997/original/027162300_1769003247-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_20.19.54.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479983/original/030014600_1769002457-Ratusan_Kontainer_Limbah_B3_Menumpuk_di_Batam.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479971/original/038425800_1769001303-137248.jpg)

