
Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo sangat dikenal luas dengan karakternya yang blak-blakan, tak takut mengungkapkan pikiran dan perasaannya. Dan sekali lagi, lewat buku terbarunya, 'Lo que aprendí hasta los 30' atau 'What I learned until 30', ia kembali membeberkan masa-masa saat dirinya membela Yamaha, terutama saat bertandem dengan Valentino Rossi.
'Lo que aprendí hasta los 30' sejatinya bukanlah buku biografi Lorenzo, melainkan sebuah buku motivasi yang ia tulis sejak pertengahan tahun lalu. Dalam buku ini, Por Fuera pun menjelaskan beberapa pelajaran hidup yang ia petik selama 30 tahun, baik dalam kehidupan pribadinya maupun di MotoGP.
Dalam buku ini pula, Lorenzo menyatakan Rossi kerap menyontek beberapa hal darinya sejak kembali ke Yamaha pada 2013 lalu. "Vale kembali ke Yamaha dan bukan rahasia lagi ia ingin memperbaiki hasil. Saya akhirnya tahu bahwa pelatih fisik saya, Antonio Casciani, bertemu dengan Vale dan pelatihnya di Tavullia. Ia menjelaskan bagaimana ia melatih saya," tuturnya.
"Saya pun memutuskan tak lagi memakai bantuan Antonio. Vale juga mulai berlatih dengan motor yang identik dengan yang biasa saya pakai di Gerno, dan ia melakukan latihan yang mirip. Kebetulan atau tidak, ia mulai kembali kompetitif," lanjutnya seperti yang dilansir Marca.
Lorenzo juga membeberkan perselisihannya dengan Massimo Meregalli, yang dulu menjabat sebagai manajer tim Rossi dan sejak 2017 merupakan direktur tim Movistar Yamaha. Lima kali juara dunia ini pun menyatakan kecurigaannya bahwa Meregalli lah yang memberikan akses datanya kepada tim Rossi.
"Saya memutuskan bicara dengan Maio. Saya bisa menerima bila setup saya di-copy sebelum balapan, tapi lama-lama keterlaluan. Saya lebih suka ia tak ikut rapat teknis usai setiap sesi. Anda tak bisa memberikan keuntungan dengan cuma-cuma dan membiarkan mereka mencontek Anda. Apa pun yang memberi Anda keuntungan dibanding para rival, rahasiakan," sarannya.
Lorenzo juga sedikit menyinggung kontroversi pada akhir 2015, di mana Rossi menuduhnya bersekongkol dengan Marc Marquez untuk menghalangi langkahnya merebut gelar dunia. Lorenzo pun mengaku lega kebanyakan penggemar di Spanyol tak mempercayai tuduhan Rossi dan yakin bahwa tindakan Rossi hanyalah efek samping dari ambisinya menjadi juara.
"Orang-orang Spanyol melihat dengan mata yang lebih jernih. Mereka lihat kami para atlet yang rendah hati, tak pernah terlibat dalam masalah atau macam-macam dalam kehidupan pribadinya. Itulah atlet yang 'ideal'. Marc selalu hati-hati dalam menjaga citranya sebagai atlet ideal. Dengan Vale, tadinya ia berteman. Tapi semua berubah saat Vale mulai mencium bau gelar dunia ke-10. Demi meraihnya, cekcok di lintasan memang tak bisa dihindari," pungkas Lorenzo.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 30 Oktober 2026 16:50Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
-
Otomotif 30 Oktober 2026 16:40Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
-
Otomotif 30 Oktober 2026 16:06Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 22:58Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:57Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
-
Piala Dunia 30 Oktober 2026 22:20Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:07Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
BERITA LAINNYA
-
otomotif 30 Oktober 2026 16:50Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
-
otomotif 30 Oktober 2026 16:40Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
-
otomotif 30 Oktober 2026 16:06Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
SOROT
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
-
Liputan6 30 Oktober 2026 19:47KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Sita Dokumen dan Uang
-
Liputan6 30 Oktober 2026 18:12Triple 80, Strategi Menkes Tekan Kematian Akibat Stroke dan Penyakit Ginjal
MOST VIEWED
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Ducati Berpeluang 'Team Order' di MotoGP Malaysia 2026, Marc Marquez Kirim Sinyal Tentang Alex Marquez
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Siap Ambil Risiko, Sebut Jorge Martin Bakal Tampil Cepat
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386723/original/081560300_1793359234-IMG_1306.jpg)
