FOLLOW US:


Marc Marquez: Logis Bila Pramac dan Ducati Incar Alex

24-05-2019 11:30
Marc Marquez: Logis Bila Pramac dan Ducati Incar Alex
Pebalap Estrella Galicia 0,0 Marc VDS, Alex Marquez © Marc VDS

Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez akhirnya ikut angkat bicara soal kabar adiknya, Alex Marquez tengah menjalani diskusi dengan Pramac Racing dan Ducati Corse soal peluang kerja sama di MotoGP 2020 mendatang. Kepada Marca, Marquez menyatakan dukungannya pada sang adik.

Rumor soal diskusi Alex dan Pramac muncul di Le Mans, Prancis, akhir pekan lalu, usai rider Estrella Galicia 0,0 Marc VDS itu merebut kemenangan di kelas Moto2. Di sela uji coba Moto2 di Catalunya, Spanyol pada Selasa (21/5), baik Alex maupun Pramac akhirnya mengakui adanya ketertarikan dari kedua belah pihak.

"Bukan rahasia lagi, jika Anda menang dan naik podium, maka tim-tim balap akan tertarik pada Anda. Di sepak bola atau MotoGP, orang tak peduli Anda adik atau anak siapa. Anda tetap harus menang di lintasan. Di Le Mans, Alex bekerja dengan sangat baik, jadi logis saja bila mereka tertarik," ujar Marquez.

1 dari 2

Harus Bisa Bantu Masuk 10 Besar

Harus Bisa Bantu Masuk 10 Besar
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez © HRC

Di lain sisi, tujuh kali juara dunia ini mengimbau adiknya untuk tak terlalu terlena oleh situasi ini. Pertama, ia meminta Alex tetap fokus meraih hasil baik di sisa musim, dan yang kedua, ia meminta Alex untuk benar-benar memastikan bahwa tim yang ia pilih harus bisa membantunya bertarung di 10 besar MotoGP.

"Hasil ini tak boleh jadi hasil 'sehari' saja. Alex harus melanjutkan mentalitas ini, hingga musim ini berjalan baik. Bagaimana pun perjuangan belum berakhir. Yang terpenting adalah Alex harus punya tim yang kompetitif, serta motor yang bisa membantunya masuk 10 besar," ungkap Marquez.

2 dari 2

Harus Matang Ambil Keputusan

Rider 26 tahun ini juga memperingatkan adiknya untuk benar-benar matang mempertimbangkan keputusan naik ke MotoGP. Sekalipun merasa siap, Alex harus tetap bekerja keras, karena jika tak kunjung meraih hasil baik, ketertarikan tim akan berkurang, dan bakal sulit untuk mengembalikan kepercayaan mereka.

"Pebalap harus ingat, bertahan di Moto2 dan menjalani musim-musim yang baik akan selalu lebih baik mengalami musim yang bergeronjal di MotoGP. Jika Anda tampil naik turun dalam usia 24-25 tahun, bakal sulit untuk membalikkan keadaan, karena orang-orang tak lagi menginginkan Anda di MotoGP," tutupnya.

Kemenangan Alex di Le Mans adalah kemenangan perdananya sejak Moto2 Motegi, Jepang 2017. Saat ini, juara dunia Moto3 2014 tersebut tengah duduk di peringkat keempat pada klasemen pebalap dengan koleksi 61 poin, tertinggal 14 poin dari Lorenzo Baldassarri di puncak.