
Bola.net - Meski rival sengit, Marc Marquez memberi penghormatan dan tribut untuk Valentino Rossi, yang pada Kamis (5/8/2021), mengumumkan keputusannya pensiun dari MotoGP akhir musim nanti. Lewat Marca, Marquez menyebut Rossi sebagai legenda, baik berkat prestasinya yang mentereng maupun berkat karismanya di luar trek
Seperti yang diketahui, Marquez adalah dans Rossi sejak anak-anak dan keduanya sempat berteman baik. Sayang, mereka jadi musuh sejak insiden 'Sepang Clash' 2015. Namun, rivalitas ini tak menghentikan Marquez mengakui kehebatan Rossi. Menurutnya, Rossi tak hanya bertalenta, tapi juga berkontribusi besar membuat MotoGP populer.
Marquez menyatakan, kontribusi Rossi pada dunia balap motor tak hanya lewat aksi menarik dan hasil balapnya yang gemilang, melainkan juga berkat karakternya yang ceria dan supel. Marquez menyebut pensiunnya Rossi sungguh disayangkan, namun yakin fans tak perlu kelewat sedih karena Rossi punya proyek bejibun di MotoGP.
Jangan Nilai Valentino Rossi Hanya dari Musim 2021

"Apa yang sudah dikerahkan Vale untuk dunia balap sangat banyak. Apa yang sudah ia kontribusikan jauh lebih besar dari apa yang kita lihat di trek. Ia mengundang ketertarikan banyak orang. Ia meninggalkan kekosongan besar. Untungnya, ia akan tetap di sini, di dalam paddock, mengurus tim balapnya dan para rider muda Italia," ujar Marquez.
Dalam jumpa persnya, Rossi mengakui bahwa keputusan ini ia ambil usai melihat hasil balapnya yang buruk pada paruh pertama musim ini, menyebut bahwa karier seorang atlet sangat ditentukan hasilnya di lapangan. Marquez pun dapat memakluminya, namun mengimbau orang untuk tak mempermasalahkan performa Rossi sepanjang 2021.
"Vale sendiri bilang ini keputusan yang diambil berdasar performa. Ia sudah berusaha, dan terbukti bekerja lebih keras dibanding siapa pun. Ia nyaris tetap balapan, tapi ia memilih berhenti. Saya rasa ia tak boleh dinilai hanya dari balapan pertama atau terakhirnya, melainkan seluruh tahun yang sudah ia jalani," ungkap Marquez.
Sebut Valentino Rossi Legenda Balap Motor

Marquez pun tak segan mengucapkan selamat kepada Rossi atas segala prestasi mentereng yang ia raih selama berkarier di Grand Prix. Menurutnya, sulit menemukan pembalap lain yang bisa melakukan apa yang sudah dilakukan Rossi untuk MotoGP.
"Vale adalah legenda olahraga ini. Saya ucapkan selamat atas segala hal yang ia raih sepanjang kariernya. Segala hal yang dilakukan Vale lebih dari 25 tahun sangatlah melegenda. Hanya sedikit rider yang mampu meraih segala hal yang ia dapatkan, baik di dalam maupun luar trek," tuturnya.
Marquez juga menanggapi penolakan Rossi untuk membela tim balapnya sendiri, VR46 Team, yang tetap menjadi tim satelit Ducati dan akhirnya akan menurunkan dua rider pada 2020. "Mungkin setahun lagi balapan dengan timnya bakal bagus untuk MotoGP, namun keputusannya layak dihormati," pungkasnya.
Sumber: Marca
Video: Fabio Quartararo Menangi MotoGP Belanda 2021
Baca Juga:
- Tribut Max Biaggi untuk Valentino Rossi: Semoga Kita Akhirnya Bisa Akur
- Tak Cuma Jago di MotoGP: Koleksi Prestasi Valentino Rossi di Luar Balap Motor
- Valentino Rossi Pensiun, Jorge Lorenzo: Akhir dari Era 'Four Aliens'
- Pensiun dari MotoGP, Valentino Rossi Bakal Rindu Jadi 'Atlet Sesungguhnya'
- Jadwal Live Streaming MotoGP, Moto2, dan Moto3 Styria 2021
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 5 Juni 2026 20:49Klasemen Pembalap Moto3 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
otomotif 5 Juni 2026 20:49Klasemen Pembalap Moto3 2026
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7843097/original/050595500_1780664870-IMG_2203.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7844577/original/081229800_1780666500-timnas_indonesia.jpg)
