
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku belum berani sesumbar menginginkan karier panjang di MotoGP seperti Valentino Rossi. Kepada Sky Sport, Marquez mengaku yakin motivasi Rossi untuk tetap balapan ada di level berbeda ketimbang para rider lainnya.
Marquez telah berkarier di ajang Grand Prix sejak 2008 dan telah turun di MotoGP sejak 2013. Dengan begitu, ia pun sudah bertemu banyak pebalap dengan talenta dan karakter yang berbeda-beda. Ia pun mengaku ada beberapa pebalap yang ia hormati berkat dua faktor ini.
Ia pun mengaku mengagumi talenta Rossi dan Fabio Quartararo, yang selama ini kerap berduel sengit dengannya di trek. Di luar lintasan, ia mengaku suka menghabiskan waktu dengan Jack Miller, Aleix Espargaro, dan tandemnya selama enam tahun, Dani Pedrosa.
Rossi Lanjut, Lorenzo-Pedrosa Wildcard
"Pebalap yang sangat saya hormati di lintasan ada lebih dari satu pebalap, contohnya Fabio dan Vale. Tapi juga ada Dovi, saya banyak belajar darinya. Di luar lintasan ada banyak rider yang saya suka, seperti Jack yang kocak. Saya juga punya hubungan baik dengan Aleix dan Dani," ujarnya.
Marquez juga mengaku bahwa persaingan di MotoGP 2021 bakal makin seru jika Rossi memutuskan untuk tetap balapan, serta Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa, yang kini jadi test rider Yamaha dan KTM, mau kembali balapan dengan fasilitas wildcard.
"Jika Vale lanjut, maka bagus untuk MotoGP. Jika Jorge kembali, juga positif. Jika Dani balapan wildcard, maka baik juga. Makin banyak juara dunia di trek, maka makin bagus. Ketika salah satunya pensiun, tak bagus untuk MotoGP, karena berarti sebuah era telah berakhir," tuturnya.
Valentino Rossi Berbeda dari yang Lain
Di lain sisi, Marquez mengaku belum mau memastikan dirinya ingin mengikuti jejak Rossi untuk lama berkarier di MotoGP. Tahun ini, The Doctor memang telah menginjak usia 41 tahun, dan 2020 menandai musimnya yang ke-25 turun di ajang Grand Prix.
"Passion adalah hal yang membedakan Vale dengan yang lain. Saya merasa bahwa kehidupan yang kami punya sekarang adalah privilese, karena balap motor memang merupakan hal yang kami paling sukai di dunia ini. Hal lain tak terlalu menyenangkan," pungkas Marquez.
Video: 5 Pebalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
- Godok Jadwal Baru MotoGP 2020, Dorna Ogah Anak Tirikan WorldSBK
- Franco Morbidelli: Setim Bareng Valentino Rossi Bakal Keren
- Joan Mir: Kini Alex Rins Bukan Rider Nomor Satu Suzuki
- Joan Mir Antisipasi Ancaman Jack Miller Saat MotoGP 2020 Dimulai
- WorldSBK Oschersleben Dibatalkan, Berpeluang Digantikan Jerez
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Klasemen Pembalap MotoGP 2026
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
LATEST UPDATE
-
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026 04:55Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 04:16Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:54Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 6 Juni 2026 20:37Klasemen Pembalap MotoGP 2026
-
otomotif 6 Juni 2026 20:37Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

