
Bola.net - Pebalap Repsol Honda sekaligus juara dunia bertahan, Marc Marquez meyakini bahwa dirinya tak akan sedominan tahun lalu, di mana ia mengoleksi 13 kemenangan demi meraih gelar dunia MotoGP. Menurutnya, persaingan tahun jauh lebih ketat.
Pada tiga seri pertama musim ini, Marquez baru meraih satu podium, yakni kemenangan di Austin. Performanya memang tak sefantastis tiga seri pertama tahun lalu, mengingat saat ini ia menduduki peringkat kelima pada klasemen pebalap dengan 36 poin.
"Tahun lalu memang spesial, tapi saya tahu bahwa tahun ini akan sangat berbeda. Saya tak akan selalu bisa menang dan tak akan selalu berada di puncak, tapi hasil akhirlah yang lebih penting," ujar Marquez kepada Speedweek.
Kini Marquez akan mengandalkan konsistensi. "Untuk menjadi yang terbaik, konsistensi adalah yang terpenting. Kami akan bekerja sekeras mungkin di setiap pekan balap. Bila kemenangan tak memungkinkan, maka finis ketiga atau keempat sudah cukup baik," tutupnya. [initial]
(sw/kny)
Pada tiga seri pertama musim ini, Marquez baru meraih satu podium, yakni kemenangan di Austin. Performanya memang tak sefantastis tiga seri pertama tahun lalu, mengingat saat ini ia menduduki peringkat kelima pada klasemen pebalap dengan 36 poin.
"Tahun lalu memang spesial, tapi saya tahu bahwa tahun ini akan sangat berbeda. Saya tak akan selalu bisa menang dan tak akan selalu berada di puncak, tapi hasil akhirlah yang lebih penting," ujar Marquez kepada Speedweek.
Kini Marquez akan mengandalkan konsistensi. "Untuk menjadi yang terbaik, konsistensi adalah yang terpenting. Kami akan bekerja sekeras mungkin di setiap pekan balap. Bila kemenangan tak memungkinkan, maka finis ketiga atau keempat sudah cukup baik," tutupnya. [initial]
Baca Juga:
- Bentuk Tim Balap Profesional, Cita-Cita Nicky Hayden
- Rossi Dukung Vinales Jadi Debutan Terbaik MotoGP 2015
- Inilah Alasan Mahindra Ogah Turun di MotoGP
- Dua Rider Gagal Finis, Repsol Honda Pasrah
- Rossi: Status Nomor Satu di Yamaha Tak Penting
- Terpaut 12 Kemenangan, Bisakah Rossi Kejar Agostini?
- Jonathan Rea Berniat 'Tantang' Andrea Dovizioso
- 'Rossi Terbaik Sepanjang Masa, Marquez Mendekat'
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Januari 2026 18:54Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
LATEST UPDATE
-
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:30 -
Liga Italia 21 Januari 2026 22:20 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:13 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 21:18 -
Liga Champions 21 Januari 2026 21:07 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 20:56
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480060/original/010927300_1769014700-sabrang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480059/original/087062900_1769014044-IMG_5539.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480047/original/083448500_1769011227-141553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478933/original/079657200_1768961772-Ketua_KNKT__Soerjanto_Tjahjono.jpg)

