
Bola.net - Pimpinan Repsol Honda, Livio Suppo menyatakan pihaknya tak bisa berbuat apa-apa melihat kedua pebalapnya, Marc Marquez dan Hiroshi Aoyama sama-sama gagal finis di MotoGP Argentina akhir pekan lalu. Dengan begitu, tim ini sama sekali tak meraih poin.
Marquez terjatuh dan gagal finis setelah bersenggolan dengan Valentino Rossi di dua lap menjelang finis, sementara Aoyama terjatuh setelah bersenggolan dengan pebalap Pramac Ducati, Danilo Petrucci tepat di lap terakhir.
"Hal positif dari balapan ini adalah Marc sekali lagi membuktikan dirinya sangat kuat. Ia meraih pole dan memimpin nyaris sepanjang balapan. Hiro sempat melakukan kesalahan, namun juga sempat memperbaiki posisi dengan baik," ujar Suppo kepada Speedweek.
Honda pun tak bisa berbuat apa-apa selain bersiap menghadapi Seri Jerez, Spanyol, 1-3 Mei nanti. "Marc membuktikan bahwa paket motor RC213V milik kami memang kuat. Sayang kedua pebalap kami sama-sama gagal finis. Ini hal negatif, tapi begitulah balapan," tutup Suppo. [initial]
(sw/kny)
Marquez terjatuh dan gagal finis setelah bersenggolan dengan Valentino Rossi di dua lap menjelang finis, sementara Aoyama terjatuh setelah bersenggolan dengan pebalap Pramac Ducati, Danilo Petrucci tepat di lap terakhir.
"Hal positif dari balapan ini adalah Marc sekali lagi membuktikan dirinya sangat kuat. Ia meraih pole dan memimpin nyaris sepanjang balapan. Hiro sempat melakukan kesalahan, namun juga sempat memperbaiki posisi dengan baik," ujar Suppo kepada Speedweek.
Honda pun tak bisa berbuat apa-apa selain bersiap menghadapi Seri Jerez, Spanyol, 1-3 Mei nanti. "Marc membuktikan bahwa paket motor RC213V milik kami memang kuat. Sayang kedua pebalap kami sama-sama gagal finis. Ini hal negatif, tapi begitulah balapan," tutup Suppo. [initial]
Baca juga:
- Rossi: Status Nomor Satu di Yamaha Tak Penting
- Terpaut 12 Kemenangan, Bisakah Rossi Kejar Agostini?
- Jonathan Rea Berniat 'Tantang' Andrea Dovizioso
- 'Rossi Terbaik Sepanjang Masa, Marquez Mendekat'
- 'Pebalap Top MotoGP 2016 Bakal Tetap Itu-Itu Saja'
- Bisakah Tito Rabat Samai Jorge Lorenzo?
- Jadi Fokus Utama Ducati, Dovizioso Merasa 'Berarti'
- Marquez Tak Ingin Hubungannya dengan Rossi Rusak
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Januari 2026 18:54Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
LATEST UPDATE
-
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:30 -
Liga Italia 21 Januari 2026 22:20 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:13 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 21:18 -
Liga Champions 21 Januari 2026 21:07 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 20:56
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480060/original/010927300_1769014700-sabrang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480059/original/087062900_1769014044-IMG_5539.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480047/original/083448500_1769011227-141553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478933/original/079657200_1768961772-Ketua_KNKT__Soerjanto_Tjahjono.jpg)

