
Bola.net - - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig tak habis pikir mengapa Valentino Rossi melancarkan rivalitas sengit, baik di dalam maupun luar lintasan, kepada Marc Marquez. Dalam wawancaranya bersama La Vanguardia, Puig mengaku yakin Marquez tak pernah memiliki niat buruk terhadap The Doctor.
Rossi dan Marquez sempat berteman baik, namun hubungan ini hancur sejak Rossi menuduh Marquez bersekongkol dengan Jorge Lorenzo demi menjegalnya merebut gelar MotoGP 2015. Meski begitu, mereka berbaikan pada pertengahan 2016, usai tewasnya Luis Salom di sela pekan balap MotoGP Catalunya.
Meski begitu, Rossi kembali naik pitam awal musim ini, usai Marquez menabraknya hingga terjatuh dalam balapan MotoGP Argentina. Permintaan maaf Marquez ditolak mentah-mentah, dan Rossi menyebut rider 25 tahun tersebut merupakan pebalap berbahaya yang berusaha menjatuhkan citra MotoGP.
Rossi Tak Terima Kenyataan
Puig, yang sempat mendampingi Marquez memohon maaf kepada Rossi di Argentina, mengaku tak terkesan atas sikap-sikap Rossi ini. Pria asal Spanyol tersebut mengaku sangat menghormati kemauan keras The Doctor untuk bertarung di papan atas, namun yakin sikap-sikap itu adalah tanda Rossi tak bisa menerima bahwa masanya sudah 'habis'.
"Vale adalah rider yang hebat. Saya sangat menghormatinya. Dengan usianya yang sekarang, ia masih punya semangat melanjutkan karier, punya 'rasa tak terima' ketika tak bisa menang dan punya talenta untuk melaju cepat. Tapi ia sudah kesulitan menerima bahwa masanya sudah lewat," ungkap Puig.
Marquez Tak Berniat Buruk
Puig bahkan menyatakan Marquez tak pernah berniat buruk pada Rossi, dan menyebut bahwa peristiwa-peristiwa kontroversial yang melibatkan mereka di lintasan hanyalah insiden balap biasa, bukannya peristiwa yang didasari niat buruk.
"Saya tak pernah lihat Marc kelewat batas melakukan hal buruk pada Vale. Semua selalu insiden balap. Saya menghormati Vale, tapi dalam hidup semua ada masanya. Suka atau tidak, saat ini Marc adalah rider nomor satu. Kadang seseorang memang harus berhenti dan berpikir," ujarnya.
Puig juga mengimbau kepada Rossi untuk berhenti menggiring opini buruk soal Marquez. "Marc tak peduli atas semua opini yang dilempar oleh orang-orang di lingkup Vale. Kontrasnya, kami justru merasakan bahwa aksi-aksi ini adalah kelemahannya," pungkas eks manajer Dani Pedrosa ini.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 24 Februari 2026 13:076 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
-
Otomotif 24 Februari 2026 09:49Ducati Tak Cemaskan 3 Kecelakaan Marc Marquez di Tes Thailand, Tak Pengaruhi Performanya
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 25 Februari 2026 01:08 -
Liga Spanyol 25 Februari 2026 00:56 -
Liga Inggris 25 Februari 2026 00:50 -
Liga Inggris 25 Februari 2026 00:44 -
Bola Indonesia 25 Februari 2026 00:43 -
Liga Inggris 25 Februari 2026 00:41
HIGHLIGHT
- 10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo...
- Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensi...
- 5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Totte...
- 3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Te...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509900/original/053222700_1771791615-AP26053645823657.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506121/original/089588500_1771407050-000_97XN23F.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5505535/original/098707100_1771389446-Real_Madrid_s_Vinicius_Junior_celebrates_with_Real_Madrid_s_head_coach___lvaro_Arbeloa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506122/original/059052700_1771407051-AP26048772152040.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5512262/original/066621900_1771934731-Latifah_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509802/original/097783300_1771758190-291347.jpg)

