
Bola.net - Mobil Subaru yang dikendarai Rizal Sungkar dan navigatornya, Endrue Fasa asal DKI sempat mengalami gangguan persneling pada Kejuaraan Nasional Medan Rally 2012 Seri III di Perkebunan Rambong Sialang, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.
Rizal mengatakan, kerusakan persneling itu saat mengikuti putaran pertama pada trayek 4 special stage (SS), Sabtu (6/10). Ia mengaku tidak menduga kerusakan di bagian persneling yang berfungsi untuk mengatur kecepatan itu.
"Saat itu saya akan memasuki finis trayek 4 SS. Di sana pula mobil mengalami gangguan persneling," ucapnya. Meski gagal menyelesaikan pada trayek khusus SS4, Rizal tak merasa kecewa atas kendala yang dihadapinya itu. "Saya optimistis bisa menebus kekalahan lomba tersebut," ujarnya.
Rizal menambahkan, akibat kerusakan pada persneling mobil balap jenis Subaru N12 itu, maka dirinya hanya meraih posisi kedua, sedangkan peringkat pertama diisi Subhan Aksa/Hade Mboi (Sulawesi Selatan). Sementara urutan ketiga diisi Ijeck/Uche (Sumatera Utara).
Selain medan yang cukup berat dan membahayakan pada 4 SS tersebut, jalannya juga penuh dengan gelombang, licin, serta ditumbuhi rumput liar. "Jika tidak hati-hati dan waspada, bisa saja mobil yang dikendarai terbalik. Ini jelas membahayakan bagi keselamatan pereli yang melintasi area perkebunan tersebut," kata Rizal.
Kejurnas Medan Rally 2012 itu diikuti 21 peserta dari DKI, Jawa Barat, Sulawesi Selatan dan tuan rumah Sumatera Utara menyelesaikan sembilan SS dengan jarak tempuh 188,66 km dan finis di Lapangan Merdeka Medan, Minggu malam.
Sebelumnya, Rizal merebut juara Kejurnas Sergai Rally 2012 putaran ke II pada bulan Juli. Sedangkan peringkat kedua diraih pereli Selandia Baru, Brian Green/Fleur Pedersen. Tempat ketiga direbut pereli Sumut, Roby Harahap/Boy Martadinata. (ant/kny)
Rizal mengatakan, kerusakan persneling itu saat mengikuti putaran pertama pada trayek 4 special stage (SS), Sabtu (6/10). Ia mengaku tidak menduga kerusakan di bagian persneling yang berfungsi untuk mengatur kecepatan itu.
"Saat itu saya akan memasuki finis trayek 4 SS. Di sana pula mobil mengalami gangguan persneling," ucapnya. Meski gagal menyelesaikan pada trayek khusus SS4, Rizal tak merasa kecewa atas kendala yang dihadapinya itu. "Saya optimistis bisa menebus kekalahan lomba tersebut," ujarnya.
Rizal menambahkan, akibat kerusakan pada persneling mobil balap jenis Subaru N12 itu, maka dirinya hanya meraih posisi kedua, sedangkan peringkat pertama diisi Subhan Aksa/Hade Mboi (Sulawesi Selatan). Sementara urutan ketiga diisi Ijeck/Uche (Sumatera Utara).
Selain medan yang cukup berat dan membahayakan pada 4 SS tersebut, jalannya juga penuh dengan gelombang, licin, serta ditumbuhi rumput liar. "Jika tidak hati-hati dan waspada, bisa saja mobil yang dikendarai terbalik. Ini jelas membahayakan bagi keselamatan pereli yang melintasi area perkebunan tersebut," kata Rizal.
Kejurnas Medan Rally 2012 itu diikuti 21 peserta dari DKI, Jawa Barat, Sulawesi Selatan dan tuan rumah Sumatera Utara menyelesaikan sembilan SS dengan jarak tempuh 188,66 km dan finis di Lapangan Merdeka Medan, Minggu malam.
Sebelumnya, Rizal merebut juara Kejurnas Sergai Rally 2012 putaran ke II pada bulan Juli. Sedangkan peringkat kedua diraih pereli Selandia Baru, Brian Green/Fleur Pedersen. Tempat ketiga direbut pereli Sumut, Roby Harahap/Boy Martadinata. (ant/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 17 Januari 2025 14:01Indonesia Ingin Jamu WRC pada 2026, IMI: MotoGP Sudah, Kini Tinggal Formula 1
-
Otomotif 16 Januari 2025 16:08Indonesia Target Jadi Tuan Rumah World Rally Championship 2026, di Mana Tempatnya?
-
Otomotif 19 Januari 2023 09:59Pensiun dari Formula 1, Sebastian Vettel Ancang-Ancang Beralih ke Reli
-
Otomotif 3 Januari 2023 12:21Pereli Dunia, Ken Block Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Snowmobile
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 20 Januari 2026 15:46 -
Liga Spanyol 20 Januari 2026 15:45 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 15:41 -
Liga Spanyol 20 Januari 2026 15:39 -
Liga Champions 20 Januari 2026 15:35 -
Liga Spanyol 20 Januari 2026 15:33
MOST VIEWED
- Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
- Aprilia Akui Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Mulai Diiming-imingi Gaji Selangit oleh Pabrikan Lain
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Pede 100% Bugar di Balapan Pertama MotoGP 2026, Ingin Segera Menang Lagi
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478255/original/097859800_1768896634-Rekaman_CCTV_geng_motor_di_Makassar_serang_warga.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4969894/original/027214300_1729001411-20241015-Calon_Wamen-ANG_27.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478246/original/071746400_1768896353-Kecelakaan_di_jalur_lintas_Sumatera.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477487/original/061062800_1768828020-Pramono_Anggaran.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5401360/original/036528900_1762165227-Gunung_Kerinci.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478144/original/057142400_1768893018-Menteri_Hukum_Supratman_Andi_Agtas.png)

