
Bola.net - - Pembalap Aston Martin Red Bull Racing, Daniel Ricciardo mengaku sangat senang dan lega sukses merebut kemenangan di Formula 1 GP Monako yang digelar di sirkuit jalanan Monte-Carlo pada hari Minggu (27/5) meski mobilnya sempat kehilangan tenaga pada Lap 28.
Ricciardo berhasil mendominasi pekan balap kali ini, menjadi yang tercepat di semua sesi latihan bebas dan kualifikasi. Start dari pole, Ricciardo langsung memimpin balapan. Pada Lap 17, ia pun melakukan pit stop untuk mengganti ban Hyper Soft ke Ultra Soft, namun mengaku mesinnya kehilangan tenaga pada Lap 28.
Meski begitu, ia mampu mempertahankan keunggulan dari Sebastian Vettel dan Lewis Hamilton, serta merebut kemenangan. Hasil ini pun merupakan 'tebusan' berharga dari kegagalannya pada 2016, di mana ia juga start dari pole, memimpin balapan begitu lama, namun akhirnya harus finis kedua usai timnya melakukan kesalahan saat pit stop.
"Butuh dua tahun untuk mewujudkan ini. Akhirnya saya merasakan momen balas dendam telah tiba. Kami mengalami masalah dan harus menghadapinya sepanjang balapan. Sebelum tengah balap, saya merasakan hilangnya tenaga mesin dan saya pikir balapan sudah tamat. Kami pulang hanya menggunakan enam gigi, dan terima kasih kepada tim kami bisa kembali," ujarnya.
Sang pimpinan tim, Christian Horner pun senang bukan kepalang dan berkata kepada Ricciardo lewat radio tim bahwa kemenangan ini mengingatkannya kepada Michael Schumacher, yang finis kedua di F1 GP Spanyol 1994 meski tertahan di gigi lima. "Performamu sejajar dengan apa yang dilakukan Schumacher. Ini adalah bayaran untuk 2016," tutur Horner.
Advisor Red Bull, Helmut Marko pun menyebut kemenangan Ricciardo sangatlah luar biasa, dan yakin tak ada pembalap lain yang bisa menghadapi masalah serupa dengan baik seperti pembalap Australia berusia 28 tahun tersebut.
"Masalahnya sangatlah serius, dan Daniel bisa mengendalikannya. Sungguh sulit dipercaya. Saya rasa pembalap lain takkan bisa melakukannya. Kami sungguh gugup karena pada awalnya masalah ini terlihat bakal membuat mobilnya semakin lamban," pungkas Marko.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 6 Maret 2026 08:55Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 06:13 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:16 -
Liga Spanyol 7 Maret 2026 05:15 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:04 -
Bundesliga 7 Maret 2026 04:57 -
Liga Eropa Lain 7 Maret 2026 04:50
MOST VIEWED
- Jorge Martin Takjub Lihat Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026: Level Performanya Berbeda!
- Jadi Murid Valentino Rossi Tak Halangi Pecco Bagnaia Akur dengan Marc Marquez, Justru Sering Dapat Nasihat
- Serunya Kunjungan Luca Marini dan Joan Mir ke Bali, Belajar Budaya Lokal Bareng Honda
- Formula 1 dan WEC Utamakan Keselamatan Terkait Konflik Timur Tengah, Bagaimana dengan MotoGP?
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

