
Bola.net - Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, sangat senang bisa kembali bertemu eks crew chief-nya yang juga teknisi legendaris MotoGP, Jeremy Burgess, di Sirkuit Phillip Island, Australia, akhir pekan lalu. Mereka bahkan mengobrol santai dan berswafoto bersama.
Sebelum pekan balap berlangsung, Burgess yang mendampingi Rossi pada tahun 2000-2013, sempat melemparkan kritik kepada The Doctor. Pria asal Australia ini yakin bahwa Rossi kelewat lama bertahan di MotoGP, dan mengaku cemas karena ia paceklik kemenangan sejak Belanda 2017.
"Vale mungkin bertahan terlalu lama. Yang mencemaskan, dan yang bikin saya sedih, ia finis di posisi kualifikasinya. Beberapa tahun lalu, kami tak cemas jika ia start ke-10, karena ia akan naik 4-5 posisi, dan naik podium atau memperebutkan podium. Apakah ini penurunan, siapa tahu?" ujar Burgess via MotoGP.com.au.
Ayah Rossi di MotoGP
Meski begitu, Rossi dan Burgess tetap punya hubungan baik. Seolah melanjutkan tradisi sejak mereka berpisah pada akhir 2013, Burgess menghampiri rider Italia tersebut di grid Sirkuit Phillip Island sesaat sebelum start, dan sedikit berbincang.
Friends reunited! 🤝@ValeYellow46's former Crew Chief Jeremy Burgess wishes The Doctor well ahead of his 400th GP start! 👊#Rossi400 | #AustralianGP 🇦🇺 pic.twitter.com/fnghzzd2hB
— MotoGP™ 🇦🇺 (@MotoGP) October 27, 2019
Setelah balapan, di mana Rossi finis kedelapan, ia kembali bertemu dengan Burgess, dan melakukan swafoto. Rossi pun mengaku senang kembali bertemu pria yang akrab disapa 'Jerry' itu. "Selalu menyenangkan bertemu dengan ayah saya di MotoGP, Jeremy Burgess," tulis Rossi di Instagram Story-nya.
Perjalanan Karier Burgess

Sebelum bekerja dengan Rossi, Burgess pernah bekerja dengan Wayne Gardner, dan meraih gelar dunia GP500 1987. Pada 1989, ia pun menjadi crew chief Mick Doohan, dan bersama-sama, mereka meraih lima gelar dunia sekaligus di GP500 pada 1994-1998.
Usai Doohan pensiun pada 1999, Burgess diminta mendampingi Rossi di Nastro Azzurro Honda dan Repsol Honda, meraih gelar dunia GP500 2001 dan MotoGP 2002-2003. Burgess juga ikut Rossi pindah ke Yamaha dan meraih gelar dunia 2004, 2005, 2008, dan 2009.
Sayangnya, Rossi memutuskan berhenti bekerja sama dengan Burgess pada akhir 2013 demi mencari motivasi baru, dan menggantinya dengan Silvano Galbusera. Burgess pun akhirnya memilih pensiun, dan setiap tahun menemui Rossi di Phillip Island.
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 30 Oktober 2026 16:50Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
-
Otomotif 30 Oktober 2026 16:40Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
-
Otomotif 30 Oktober 2026 16:06Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 22:58Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:57Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
-
Piala Dunia 30 Oktober 2026 22:20Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:07Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
BERITA LAINNYA
-
otomotif 30 Oktober 2026 16:50Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
-
otomotif 30 Oktober 2026 16:40Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
-
otomotif 30 Oktober 2026 16:06Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
SOROT
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
-
Liputan6 30 Oktober 2026 19:47KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Sita Dokumen dan Uang
-
Liputan6 30 Oktober 2026 18:12Triple 80, Strategi Menkes Tekan Kematian Akibat Stroke dan Penyakit Ginjal
MOST VIEWED
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Ducati Berpeluang 'Team Order' di MotoGP Malaysia 2026, Marc Marquez Kirim Sinyal Tentang Alex Marquez
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Siap Ambil Risiko, Sebut Jorge Martin Bakal Tampil Cepat
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386723/original/081560300_1793359234-IMG_1306.jpg)
