
Bola.net - - Pembalap Estrella Galicia 0,0 Marc VDS Honda sekaligus debutan MotoGP 2018, Franco Morbidelli baru-baru ini membicarakan pengalamannya menjadi salah satu anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy, sampai akhirnya sukses merebut gelar dunia Moto2 2017. Hal ini disampaikan Morbidelli dalam wawancaranya bersama MotoGP.com.
Morbidelli merupakan rider pertama yang dibimbing langsung oleh Rossi, bahkan sebelum VR46 Riders Academy benar-benar dibentuk secara resmi. Rider Italia berdarah Brasil ini dinilai istimewa di mata Rossi, usai meninggalnya Marco Simoncelli dalam kecelakaan MotoGP Malaysia pada 2011 silam.
Morbidelli pun menjadi rider Italia pertama yang mampu meraih gelar dunia di kelas intermediate sejak Simoncelli pada GP250 2008, dan rider Italia pertama yang merebut gelar di Grand Prix sejak Rossi di MotoGP 2009. Ia juga rider VR46 pertama yang mampu merebut gelar dunia, dan hal-hal inilah yang membuat Rossi bangga.
Franco Morbidelli (c) AFP
Bahkan The Doctor, tak ragu ikut menjalani selebrasi bersama Morbidelli di lintasan Sepang, Malaysia, Oktober lalu. "Momen yang menyenangkan. Saya agak kaget melihatnya ada di sana. Saya juga mencemaskannya karena setelah itu ia harus balapan dan harus mempersiapkannya dengan baik. Tapi ia malah berada di sana dan merayakan gelar bersama saya," ujar Morbidelli.
Rider 22 tahun ini juga mengaku sangat senang Rossi menjadi bagian dari perjalanan karirnya yang gemilang. "Semua kerja keras yang saya lakukan, saya lakukan bersama Vale. Ia selalu ada untuk saya, dan semua perjuangan yang saya lakukan, kami lakukan bersama. Jadi momen itu adalah momen yang sangat melegakan bagi kami berdua," tuturnya.
Tak hanya menjadi panutan di lintasan, Rossi juga sudah seperti bagian keluarga Morbidelli sendiri. Pasalnya, tak lama setelah bernaung di bawah bimbingan Rossi, Morbidelli mengalami masa-masa buruk karena sang ayah memutuskan bunuh diri. Rossi lah yang hadir dalam kehidupan Morbidelli dan menguatkan tekadnya.
"Vale telah menjadi guru bagi saya. Ia seperti paman bagi saya. Saya menghormatinya lebih dari seorang kakak, jadi 'paman' lebih tepat. Saya mengenalnya sejak usia 12 tahun, saya belajar banyak darinya sebagai manusia dan sebagai rider. Saya ingin terus belajar darinya, dan sangat menyenangkan bisa berbagi kebahagiaan dengannya," tutup rider yang akrab disapa Franky ini.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 06:13 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:16 -
Liga Spanyol 7 Maret 2026 05:15 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:04 -
Bundesliga 7 Maret 2026 04:57 -
Liga Eropa Lain 7 Maret 2026 04:50
MOST VIEWED
- Jorge Martin Takjub Lihat Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026: Level Performanya Berbeda!
- Jadi Murid Valentino Rossi Tak Halangi Pecco Bagnaia Akur dengan Marc Marquez, Justru Sering Dapat Nasihat
- Serunya Kunjungan Luca Marini dan Joan Mir ke Bali, Belajar Budaya Lokal Bareng Honda
- Formula 1 dan WEC Utamakan Keselamatan Terkait Konflik Timur Tengah, Bagaimana dengan MotoGP?
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

