
- Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig kembali melemparkan pujian kepada ridernya, Marc Marquez yang sukses merebut kemenangannya yang kelima musim ini di MotoGP Jerman akhir pekan lalu. Hasil ini juga menandai kemenangan kesembilan Marquez secara beruntun di Sachsenring sejak 2010.
Start dari pole, Marquez sempat melorot dua posisi, namun menyalip Danilo Petrucci pada Lap 5. Dengan sabar ia menjaga usia ban, dan menunggu momen yang tepat untuk menyalip Jorge Lorenzo. Sekalinya ban depan lunak Lorenzo mulai drop, Marquez pun menyerang dan menyalipnya pada Lap 13.
"Strategi Marc adalah menjalani start dengan baik, menunggu selama beberapa lap untuk menghemat ban. Ia tahu pada paruh kedua balapan dirinya bisa lebih kuat, dan kemudian bisa mencoba menjauh dari yang lain. Ia menjalani balapan dengan penuh taktik," ujar Puig lewat situs Honda Global. (hg/dhy)
Bukan Balapan Mudah

Meski tampak mudah di mata penonton, balapan ini diyakini Puig harus dijalani dengan penuh kehati-hatian, mengingat para rider memprediksi performa dan usia ban akan menurun dengan drastis di pertengahan balap. Meski begitu, Marquez ternyata mampu melancarkan strateginya dengan baik.
"Bukan balapan yang mudah, banyak rider berada di depan, tapi Marc sangat cerdas, tahu kapan harus menggunakan ritme ekstranya. Ini kemenangan kesembilan Marc secara beruntun di Sachsenring dan ia dapat 25 poin penting sebelum liburan musim panas. Ia memperbesar keunggulan sebanyak 46 poin dari rider kedua," pungkas Puig.
Posisi di Klasemen

Berkat kemenangan di Sachsenring, Marquez kian kokoh di puncak klasemen pembalap dengan koleksi 165 poin, unggul 46 poin dari Valentino Rossi di peringkat kedua dan 56 poin dari Maverick Vinales di peringkat ketiga. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 06:13 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:16 -
Liga Spanyol 7 Maret 2026 05:15 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:04 -
Bundesliga 7 Maret 2026 04:57 -
Liga Eropa Lain 7 Maret 2026 04:50
MOST VIEWED
- Jorge Martin Takjub Lihat Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026: Level Performanya Berbeda!
- Jadi Murid Valentino Rossi Tak Halangi Pecco Bagnaia Akur dengan Marc Marquez, Justru Sering Dapat Nasihat
- Serunya Kunjungan Luca Marini dan Joan Mir ke Bali, Belajar Budaya Lokal Bareng Honda
- Formula 1 dan WEC Utamakan Keselamatan Terkait Konflik Timur Tengah, Bagaimana dengan MotoGP?
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

