
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, lagi-lagi mengaku tak punya target muluk dalam Seri Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao, 22-24 April 2022, mengingat peta persaingan di MotoGP kini makin acak dan sulit diprediksi. Hal ini ia sampaikan dalam jumpa pers pada Kamis (21/4/2022) seperti yang dikutip oleh Crash.net.
Empat seri telah berlalu, dan Marquez belum juga menapakkan kaki di tangga podium. Sang delapan kali juara dunia finis kelima di Qatar dan keenam di Austin, serta absen di Mandalika dan Argentina akibat cedera diplopia. Namun, balapan di Austin, meski ia jalani tanpa kondisi fisik yang prima, menghadirkan kepercayaan diri.
Pasalnya, Marquez yang start kesembilan sempat melorot ke posisi 24 akibat kendala teknis pada motornya. Namun, ia mampu mengejar ketertinggalan dan finis keenam. Marquez pun mengharapkan performa yang sama garangnya di Portimao, tapi menegaskan dirinya hanya akan tampil ngotot jika kondisinya bersahabat.
Merasa Belum Layak Pikirkan Kemenangan

"Jika saya nyaman, maka DNA saya adalah ngotot dan menyerang. Ini yang yang saya lakukan di Austin dan saya akan melakukannya di Portimao jika nyaman. Saya merasa siap, tapi sejauh ini hasil terbaik saya adalah finis kelima. Jadi, saya tak bisa berpikir dari finis kelima lalu menang balapan. Saya masih di tengah-tengah," tuturnya.
Sebelum berambisi meraih kemenangan, Marquez yakin langkah pertama yang harus lakukan adalah meraih progres bertahap. Ia juga tak mau berpikir muluk soal hasilnya karena persaingan MotoGP semakin tak terduga. Sebagai catatan, ada 10 rider berbeda yang menghuni podium pada empat seri pertama musim ini.
"Kini saya harus mengambil langkah selanjutnya, yakni mungkin finis di podium, atau kembali finis di posisi lima besar. Entahlah. Namun, dengan MotoGP yang kini tak bisa diprediksi, Anda tak bisa mendekati akhir pekan dengan target yang jelas. Anda masih harus memahami situasi sepanjang akhir pekan," ungkap Marquez.
Senang Portimao Diprediksi Hujan

Soal kondisi fisik menjelang Portimao, Marquez mengaku kini sudah merasa lebih baik usai rehat selama dua pekan. Menurutnya, pekan balap balap di Austin lebih berat karena ia tak bisa berlatih fisik secara intensif, kurang tidur, dan kelelahan karena harus bepergian. Ia juga senang Portimao diprediksi akan diguyur hujan.
"Di Austin, saya benar-benar mengendalikan diri demi bertahan, dan ini sangat membantu saya dalam balapan. Di Portimao, kondisi fisik saya lebih baik, cuacanya juga bisa membantu, karena dalam hujan Anda tak perlu kelewat memaksakan motor. Tapi cara terbaik mendekati akhir pekan ini adalah tanpa ekspektasi," tutupnya.
Saat ini, Marquez berada di peringkat 13 pada klasemen pembalap dengan koleksi 21 poin, tertinggal dua poin dari sang tandem, Pol Espargaro, di peringkat 11. Espargaro telah mengoleksi satu podium usai finis ketiga di Qatar, dan sejauh ini jadi satu-satunya rider Honda yang sudah meraih trofi.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Marc Marquez Minta Maaf Harus Rahasiakan Kendala Honda di Austin
- Jadwal Lengkap MotoGP Portimao, 22-24 April 2022
- Jadwal Siaran Langsung MotoGP Portimao di Trans7 dan MNC Sports, 22-24 April 2022
- Mengenal Clinica Mobile, Klinik Berjalan yang Selalu Siaga Tangani Pembalap MotoGP
- Yamaha RNF Bantah Depak Andrea Dovizioso Lebih Awal demi Gaet Jake Dixon
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 7 Maret 2026 08:26Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Maret 2026 10:01 -
Otomotif 7 Maret 2026 10:00 -
Tim Nasional 7 Maret 2026 09:57 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 09:47 -
Voli 7 Maret 2026 09:44 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 09:32
MOST VIEWED
- Hasil FP1 Formula 1 GP Australia 2026: Charles Leclerc dan Lewis Hamilton Bikin Ferrari Berkuasa
- Hasil FP2 Formula 1 GP Australia 2026: Oscar Piastri Tercepat di Rumah Sendiri, Ungguli Kimi Antonelli
- Cedera Bahu Jadi Penghalang, Marc Marquez Minta Ducati Sabar Tunggu Kontrak MotoGP 2027
- MotoGP Akui Grand Prix Qatar 2026 Belum Pasti Digelar Akibat Konflik Timur Tengah
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507722/original/041308700_1771540940-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
