
Bola.net - CEO sekaligus Team Principal Gresini Racing, Nadia Padovani, menangis penuh haru saat menyaksikan Enea Bastianini memenangi MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Minggu (6/3/2022). Baginya, ini merupakan tribut terbaik untuk sang mendiang suami, Fausto Gresini, yang meninggal dunia akibat Covid-19 pada awal 2021 lalu.
Bastianini yang start dari posisi kedua, sempat melorot ke posisi kelima, tapi ia bersikap tenang. Secara perlahan namun pasti, ia menyalip Joan Mir, Marc Marquez, dan Brad Binder. Ia pun akhirnya mengambil alih pimpinan balap dari Pol Espargaro pada Lap 18 dan meraih kemenangan perdananya di kelas para raja.
Tak hanya itu, ini jadi kemenangan perdana Gresini di MotoGP sejak Seri Estoril, Portugal, lewat Toni Elias pada 2006. "Kami melakukan hal gila. Saya tahu kami pasti bisa tampil baik, namun tidak sebaik ini. Ini bagai dongeng, impian yang jadi nyata. Saya merasakan suami saya, Fausto, ada bersama kami," kisah Padovani kepada Sky Sport.
Teringat Masa-Masa Kelam
View this post on Instagram
Padovani, yang kini tercatat sebagai team principal perempuan pertama yang memenangi balapan MotoGP, sangat terharu melihat performa Bastianini pada tiga lap terakhir. Tangisnya pecah ketika 'Bestia' akhirnya menang, dan ia dapat selamat dari banyak orang, termasuk trio bos Ducati: Gigi Dall'Igna, Paolo Ciabatti, dan Davide Tardozzi.
"Selama tiga lap terakhir, saya mengenang setahun belakangan yang kami habiskan bersama, sejak Fausto jatuh sakit, sampai ketika saya mengambil alih perusahaan. Semua kesulitan kami lewati bersama. Semua orang memeluk saya, saya pun menangis, tak bisa berkata-kata," kisah perempuan asal Italia itu.
Dalam wawancara yang sama, Padovani juga mengaku sangat bersyukur Bastianini mau kembali membela skuadnya. Seperti yang diketahui, kedua pihak sempat bekerja sama di Moto3 pada 2015-2016. Menurut pengakuannya, juara dunia Moto2 2020 itu sudah bagaikan anggota keluarga Gresini sendiri.
Kembalinya 'Sang Anak' ke Gresini Racing

"Enea adalah anak yang punya karakter menakjubkan, dan jelas rider yang sangat bertalenta. Kini ia kembali ke keluarga kami, bersama kami lagi. Kami segera mencoba memberinya rasa tenang sebaik mungkin. Kami ingin ia merasa dalam lingkungan yang tepat agar bisa fokus sebaik mungkin pula," ungkap Padovani.
Namun, Padovani tak ingin kemenangan ini membuat pihaknya jemawa. Ia yakin perjuangan membuat Fausto Gresini bangga masih sangat panjang dan berat. Ia pun mengimbau para pembalap dan anggota timnya untuk tetap memijak bumi, demi fokus meraih hasil yang sama baiknya dalam seri-seri selanjutnya.
"Saya ingin melanjutkan impian Fausto, dan ini memberi saya dan seluruh tim kami kekuatan yang besar. Bersama-sama, kami bekerja demi mewujudkan impian ini. Target besar ini mendorong kami memberikan yang terbaik. Tapi kami harus tetap membumi, terus bekerja, dan yakin hasil baik lainnya akan datang," pungkasnya.
Sumber: Sky Sport
Baca Juga:
- Remy Gardner Sebut Darryn Binder Ugal-ugalan di MotoGP Qatar: Kebiasaan di Moto3
- Pol Espargaro: MotoGP Qatar Buktikan Saya Layak Bela Repsol Honda
- 20 Pembalap MotoGP Jalani Parade di Jakarta, Tak Ada Fabio Quartararo
- Pol Espargaro: Kini Tak Cuma Marc Marquez yang Bisa Menang Bareng Honda
- Jorge Martin Terjepit 2 Motor, Lebih Marah Karena Ducati Tak Kompetitif
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 06:13 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:16 -
Liga Spanyol 7 Maret 2026 05:15 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:04 -
Bundesliga 7 Maret 2026 04:57 -
Liga Eropa Lain 7 Maret 2026 04:50
MOST VIEWED
- Jorge Martin Takjub Lihat Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026: Level Performanya Berbeda!
- Jadi Murid Valentino Rossi Tak Halangi Pecco Bagnaia Akur dengan Marc Marquez, Justru Sering Dapat Nasihat
- Serunya Kunjungan Luca Marini dan Joan Mir ke Bali, Belajar Budaya Lokal Bareng Honda
- Formula 1 dan WEC Utamakan Keselamatan Terkait Konflik Timur Tengah, Bagaimana dengan MotoGP?
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

