
Bola.net - Pecco Bagnaia dibikin bingung oleh performanya sendiri dalam MotoGP Emilia Romagna di Misano, Minggu (22/9/2024), di mana ia jatuh dan gagal finis. Menurut pembalap Ducati Lenovo Team ini, ban depan dan belakangnya sudah terasa janggal sejak lap pemanasan sebelum start balapan.
Bagnaia yang start dari pole, tersalip Jorge Martin sejenak, sebelum akhirnya membalas. Keduanya sempat saling salip lagi pada Lap 3, tetapi performa Bagnaia mendadak turun, sehingga ia tersalip oleh Martin dan Enea Bastianini sekaligus. Namun, usai tertinggal jauh, Bagnaia tiba-tiba mengalami momen janggal pada Lap 16.
Tiga kali juara dunia ini tiba-tiba mencatatkan waktu tercepat tanpa melakukan manuver berbeda dari lap-lap sebelumnya. Secara perlahan, ia mendekati Martin dan Bastianini, tetapi terlihat mengalami chatter di Tikungan pada 8 pada Lap 21. Ia pun terjatuh dan gagal finis, membuat kansnya merebut gelar dunia terancam.
Seperti Melindas Lubang Jalanan

"Saya tak tahu apa yang normal hari ini. Segalanya aneh sejak pagi hari. Saya mengendarai motor yang 'lurus'. Saya miring 23 derajat, dan ketika kondisinya kering, biasanya Anda tidak jatuh. Saya mengerem 18 meter lebih awal dari lap tercepat saya dalam balapan ini, dan saya jatuh, seolah melindas lubang jalanan, yang jelas tidak ada. Semuanya janggal sejak awal," curhat Bagnaia via GPOne.
Bagnaia pun menyatakan bahwa ban belakangnya sudah memberikan peringatan janggal saat lap pemanasan, karena selip di tikungan terakhir. Pada lap pembuka, ban itu selip lagi di Tikungan 13. Masih pada lap yang sama, giliran ban depannya yang selip di Tikungan 14. Hal ini membuatnya terheran-heran.
"Saya ngotot dan mencatat 1'31,8. Setelahnya, catatan saya turun 0,6-0,7 detik tanpa melakukan apa pun. Entahlah. Saya rasa sensasi saya dengan ban belakang kali ini kurang lebih sama dengan yang saya punya di Barcelona tahun lalu, ketika jatuh di tikungan kedua," lanjutnya.
Ban Belakang Terlambat Capai Performa Ideal
Bagnaia pun menyebutkan belakangnya kemungkinan besar menjadi penyebab utamanya kecelakaan. Pasalnya, ban tersebut baru bisa mencapai temperatur ideal pada Lap 16, ketika biasanya hanya butuh dua lap saja dalam cuaca yang sejuk seperti pada Minggu.
"Ban belakang saya tidak bekerja dengan baik. Saya tak pernah mendengar rider lain mengeluhkan ban belakang baru mulai bekerja usai 15 lap. Saat kondisinya dingin, biasanya kami butuh 1-2 lap saja untuk membuatnya bekerja. Saya tak pernah mendengar hal macam ini," pungkas Bagnaia.
Balapan ini pun dimenangkan tandem Bagnaia, Bastianini, yang mengalahkan Martin. Dengan hasil ini, Bagnaia tetap berda di peringkat kedua klasemen pembalap dengan koleksi 317 poin, tertinggal 24 poin dari Martin yang ada di puncak.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Enea Bastianini Soal Manuver Agresif ke Jorge Martin: Saya Nggak Punya Pilihan Lain, Dia Terlalu Kuat
- Video: Manuver Kontroversial Enea Bastianini Saat Salip Jorge Martin di MotoGP Emilia Romagna 2024
- Reaksi Pahit-Manis Jorge Martin Soal Manuver Enea Bastianini: Tidak 'Bersih', Tapi Nanti Bisa Saya Tiru
- Balapan dengan Waktu: Begini Cara MotoGP Kirim Logistik dari Misano ke Mandalika Hanya dalam 3 Hari
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 24 Juli 2026 09:39Juventus Selangkah Lagi Lepas Lois Openda ke Lyon
-
Piala Dunia 24 Juli 2026 08:09Nicolas Otamendi Pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 24 Juli 2026 09:39Juventus Selangkah Lagi Lepas Lois Openda ke Lyon
-
Bola Indonesia 24 Juli 2026 09:14Arema FC, Rajanya Piala Presiden
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 24 Juli 2026 06:48Cak Imin Sebut Aksi Prabowo Selamatkan SDA Bukan Retorika
-
Liputan6 24 Juli 2026 06:00Kabar Bahagia Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus
-
Liputan6 24 Juli 2026 01:09Tak Terima Diputus, Pria di Pati Bacok Mantan Kekasih
-
Liputan6 23 Juli 2026 23:43Polisi Ditikam Saat Kawal Mediasi Kasus di Rumah Kepala Desa
-
Liputan6 23 Juli 2026 23:16Momen Mentan Bantu Korban Kecelakaan hingga Telat Rapat dengan Prabowo
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306047/original/051084700_1784850570-61854.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3642511/original/087961000_1637727628-pexels-photo-3585088.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306025/original/092003100_1784830178-IMG-20260723-WA0127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306002/original/020394900_1784825028-IMG_1190.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305997/original/091903700_1784823366-89568794-B5E5-4F02-BDC2-9CE57EBB9058.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305993/original/036458400_1784821760-IMG_6032.jpg)
