
Bola.net - - Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi menduduki posisi enam pada hari pertama uji coba pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Rabu (6/2). Usai mengeluhkan kurangnya performa mesin baru YZR-M1 dalam dua uji coba pada November lalu, kali ini The Doctor justru merasakan adanya peningkatan yang cukup baik.
Dalam uji coba kali ini, Rossi hanya memiliki satu jenis mesin YZR-M1, alih-alih dua seperti yang ia jajal di Valencia dan Jerez akhir tahun lalu. Rider Italia ini mengaku sudah sangat puas atas pilihan Yamaha, dan kini sudah jauh lebih fokus pada sektor engine brake, yang dikeluhkan oleh sang tandem, Maverick Vinales sejak musim lalu.
"Dalam uji coba Valencia dan Jerez, kami hanya menjajal hal-hal kecil, dan tak banyak. Di sini ada hal-hal besar yang jauh lebih penting. Kami sudah fokus pada engine brake, terutama karena Maverick sangat menggarisbawahi sektor ini dan ia benar. Kami punya sesuatu yang lebih baik dan berbeda dibanding uji coba Jerez," ujar Rossi kepada Crash.net.
Sudah Tentukan Mesin
Rossi bahkan menyatakan bahwa ia dan Vinales sudah sepakat soal banyak hal teknis pada YZR-M1 terbaru, dan menegaskan bahwa versi mesin yang ia coba dalam uji coba ini adalah mesin yang akan ia pakai untuk menjalani balapan sepanjang 2019.
"Jujur saja, saya hanya punya satu mesin dan kurang lebih sudah kami putuskan bahwa mesin ini yang akan kami pakai balapan. Saya senang, terutama saat bicara dengan para engineer dan Maverick, kami telah bekerja ke arah yang sama. Jadi kami sudah sepakat soal titik lemah motor kami, dan dari sini kami akan memperbaikinya," ungkapnya.
Ban Lama Jadi Prioritas
Dengan catatan 2 menit 0,054 detik, Rossi hanya tertinggal 0,433 detik dari Vinales yang duduk di posisi ketiga. Ia juga mengaku bahwa timnya memprioritaskan performa motor dengan ban lama, yang selama dua tahun ini menjadi kelemahan Yamaha.
"Saya nyaman dengan motor kami sejak awal, dan tampaknya dengan ban lama, kami juga tak buruk. Kami mencoba sesuatu hari ini dan hal itu memperbaiki performa. Ini semua gabungan mesin, elektronik dan sasis. Kami coba fokus pada ban lama, dan jika Anda lihat catatan waktunya, dibanding para rival, kami tak buruk. Menurut saya ini awal yang baik, tapi kami butuh lebih," tutupnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 20 Januari 2026 13:11Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 21 Januari 2026 09:56 -
Liga Champions 21 Januari 2026 09:47 -
Bola Indonesia 21 Januari 2026 09:36 -
Liga Champions 21 Januari 2026 09:29 -
Liga Champions 21 Januari 2026 09:15 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 09:15
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478006/original/000390800_1768887810-pati2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3274952/original/072089200_1603351856-20201022-Aksi-Tolak-UU-Omnibus-Law-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383964/original/082146600_1760706112-Mensesneg_Prasetyo_Hadi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478700/original/061728400_1768912854-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_19.21.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478812/original/086450500_1768927581-3.jpg)

