
"Saya menjaga ritme perlombaan agar ban tidak cepat aus. Jadi saya harus sadar kapan harus tancap gas dan kapan mengendurkan gas. Kalau tidak begitu, ban saya akan cepat panas sehingga aus," kata Sudarmono dalam siaran pers, mengomentari persaingan ketat pada putaran pertama Indoprix musim 2012 yang dimulai Minggu.
Ia merajai balapan pertama IP 110 dan IP 125 seri pertama Indoprix 2012 itu, kendati dominasi pebalap tim Yamaha Yamalube FDR KYT Trijaya itu tidak berhasil melanjutkan kiprahnya pada balapan kedua.
Di balapan pertama IP 110 Sudarmono tampil begitu dominan, padahal ia baru pertama kali bermain di sirkuit tersebut. Laju kendaraan Sudarmono tidak dapat diimbangi para pesaingnya, sampai akhirnya ia membukukan waktu 24:56,379 menit, unggul 4,366 detik atas Rafid Topan yang finis di urutan kedua.
Di IP 125 Sudarmono kembali tak terbendung, karena pebalap asal Yogyakarta itu mampu mengatasi tekanan Iswandi Muis dari Tim Honda Wahana Dunia Motor Federal Oil. Bahkan kedua pembalap kerap terlibat duel berdampingan.
Sudarmono akhirnya mengungguli Iswandi pada balapan pertama IP 125 dengan catatan waktu 24:39,317 menit, unggul 1,84 detik atas Iswandi yang berada di posisi kedua.
Menurut Sudarmono, keberhasilannya melakukan sapu bersih di balapan pertama bukan sesuatu yang kebetulan, melainkan sudah ia prediksi sehari sebelumnya.
"Saya yakin bisa merebut balapan pertama IP 110 dan IP 125 karena performa motor memang sangat menunjang. Itu yang membuat saya percaya diri," ucap Sudarmono.
Tapi dominasi Sudarmono tidak berlanjut di balapan kedua, bahkan di IP 110 posisinya terpuruk ke urutan 14. Tapi, di IP 125 Sudarmono bangkit lagi dan berhasil finis ketiga di belakang duo Yonk Jaya, Sigit PD dan Florianus Roy yang finis pertama dan kedua.
Sementara Aldhilla Eka Dharma (Honda Daya Denso Castrol Showa NHK Jayadi) yang sukses merebut Superpole IP 110 Sabtu (10/3), belum berhasil bikin kejutan lebih besar saat balapan. "Prestasi terbaiknya di balapan seri 1 Indoprix 2012 hanya peringkat 4 di race 2 IP 110," seperti disiarkan ofisial media Lili Permana.
Justru kejutan datang dari tim Kawasaki KYT ELF IRC Rextor Manual Tech. Lewat aksi memukau H. Yudhistira. Pembalap yang musim lalu membela Honda itu datang dari belakang untuk kemudian melesak ke depan dan memenangi lomba balapan kedua IP 110.
"Yudhistira berhasil mematahkan perlawanan Anggi Permana (Yamaha Yamalube FDR KYT Trijaya) dan Owie Nurhuda (Honda MS Nissin Top 1 KYT FDR Denso TDR) di lap-lap terakhir," kata Lili.
Berikut ini hasil lengkap perlombaan Minggu:
IP 110 cc
Balapan pertama
1.Sudarmono (Yamaha Yamalube FDR KYT Trijaya), 24:56,379 menit
2.Rafid Topan (Yamaha Tamalube Nissin KYT Tunggal Jaya), 25:00,745 menit
3.Hendriansyah (HRVRT BGM-HBM Nissin KYT Yamalube), 25:00,910 menit
Balapan kedua
1.H Yudhistira (Kawasaki KYT ELF IRC Rextor Manual Tech), 24:55,00 menit
2.Anggi Permana (Yamaha Yamalube FDR KYT Trijaya), 24:56,905 menit
3.Owie Nurhuda (Honda MS Nissin Top 1 KYT FDR Denso TDR), 24:57,948 menit
Klasemen pembalap
1.Rafid Topan, 31 poin
2.Sudarmono, 27 poin
3.H Yudhistira, 25 poin
IP 125 cc
Balapan pertama
1.Sudarmono (Yamaha Yamalube FDR KYT Trijaya), 24:39,317 menit
2.Iswandi Muis (Honda Wahana dunia Motor Federal Oil), 24:41,162 menit
3.Rey Ratukore (Yamaha Yamalube KYT SND), 24:50,166
Balapan kedua
1.Sigit PD (Yamaha Yamalube TDR FDR NHK Yonk Jaya), 24:36,486 menit
2.Florianus Roy (Yamaha Yamalube TDR FDR NHK Yonk Jaya), 24:39,170 menit
3.Sudarmono (Yamaha Yamalube FDR KYT Trijaya), 24:39,963 menit
Klasemen pembalap
1.Sudarmono, 41 poin
2.Sigit PD, 38 poin
3.Florianus Roy, 20 poin (ant/kny)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 5 April 2026 11:30 -
Liga Spanyol 5 April 2026 10:46 -
Liga Spanyol 5 April 2026 10:16 -
Bola Indonesia 5 April 2026 10:01 -
Liga Spanyol 5 April 2026 09:45 -
Otomotif 5 April 2026 09:29
MOST VIEWED
- Andrea Dovizioso Puji Toprak Razgatlioglu Usai 'Kalahkan' Fabio Quartararo di MotoGP Amerika 2026
- Andrea Dovizioso Sebut Aprilia Bisa Juarai MotoGP 2026: Sedang Tangguh dan Marc Marquez Sedang Cedera
- Tak Ada Rider Nomor 1, Aprilia Bakal Bebaskan Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Duel sampai Akhir Musim
- Aldi Satya Mahendra Jalani Pemulihan Cedera Tangan, Menetap di Eropa demi Fokus ke Seri WorldSSP Belanda
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...











:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546710/original/099874700_1775362366-bd5c9180-31fe-4374-9527-7a2857bca20b.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546705/original/080790900_1775361862-0404__1__2_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546697/original/054811700_1775361847-0404__1__2_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5179265/original/015602400_1743513533-20250401-Ancol-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494609/original/048792100_1770300713-WhatsApp_Image_2026-02-05_at_11.48.19.jpeg)

