
Bola.net - Aleix Espargaro mengaku syok karena heran melihat kondisi Honda yang mengenaskan di MotoGP. Atas alasan inilah ia memutuskan menjadi test rider Honda Racing Corporation (HRC) mulai 2025. Ia bertekad membawa atmosfer yang sudah ia ciptakan di Aprilia Racing ke pabrikan Sayap Tunggal.
Espargaro yang dikenal lihai mengembangkan motor MotoGP, bergabung dengan Aprilia pada 2017. Di bawah arahannya, Aprilia secara perlahan menjadi salah satu pabrikan yang kini mampu memberikan ancaman kepada Ducati. Ia bahkan dijuluki 'Il Capitano' oleh kru Aprilia berkat jiwa kepemimpinannya.
Pembalap 34 tahun ini pun memutuskan pensiun akhir musim nanti. Namun, ia masih ingin terlibat di MotoGP. Ia pun dirayu HRC untuk menjadi test rider, mengingat mereka sedang terpuruk. Lewat GPOne pada Kamis (4/7/2024), Espargaro pun mengaku sepakat bergabung berkat tantangan yang menarik.
Honda Butuh Atmosfer Aprilia

Espargaro yakin, pengalamannya yang segudang, ditambah karakternya yang kuat, bakal membantu HRC bangkit. "Saya bergabung karena ini kans yang baik dan saya bangga bisa bergabung dengan HRC. Saya bicara dengan manajemen teratas di Jepang dan mereka percaya kepada saya, dan itu bikin saya memutuskan berkata 'ya'," ujarnya.
"Ini bukan hanya soal hal teknis, melainkan juga karena saya ingin jadi bagian tim mereka, bekerja dengan para ridernya, dan membawa perilaku yang saya berikan kepada Aprilia selama delapan tahun. Saya rasa mereka membutuhkannya," ungkap Espargaro.
Espargaro juga mengaku yakin HRC sedang tertinggal di segala aspek dibandingkan pabrikan-pabrikan lainnya. Melihat para pembalap Honda harus susah payah masuk 15 besar pun membuat rider Spanyol ini sangat terheran-heran. Bahkan seorang dua kali juara dunia sekaliber Joan Mir sulit menjinakkan RC213V.
Dulu Biasa Menang, Kini Dapat Poin Saja Susah

"Mereka tertinggal di segala hal. Mereka tim yang terbiasa menang tiap akhir pekan, dan kini bahkan tidak masuk zona poin. Ini bikin syok. Contohnya, Mir adalah juara dunia, dan kini ia bahkan tak bisa finis. Saya bisa membantu mereka tak hanya dari sisi teknis, melainkan juga membawa atmosfer Aprilia," tutur Espargaro.
Espargaro juga memetik pelajaran dari pengalaman sang adik, Pol Espargaro, yang membela Repsol Honda pada 2021-2022. Meski begitu, pengalaman adiknya tak bisa dijadikan patokan jitu. Pasalnya, dua tahun sebelum 'Polyccio' bergabung, Honda meraih gelar dunia bersama Marc Marquez.
"Saat Pol datang ke Honda, mereka meraih gelar dunia setahun sebelumnya. Selama 3-4 musim terakhir, tidaklah mudah bagi mereka untuk memahami apa yang terjadi. Kini, mereka harus mencari tahu apa yang harus diubah," pungkas rider yang juga pernah membela Pramac Ducati, Aprilia CRT, Forward Yamaha, dan Suzuki ini.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- VR46 Soal Fabio di Giannantonio: Dulu Nggak Ada yang Mau, Kini Jadi Rebutan Tim-Tim Rival
- Tolak Gabung Yamaha, VR46: Proyek Valentino Rossi dan Proyek Timnya Itu Terpisah!
- Kompetitif Lagi, Franco Morbidelli Ingin Bela Pertamina Enduro VR46 demi Valentino Rossi
- Pembalap Ducati dengan Kemenangan Terbanyak di MotoGP: Pecco Bagnaia Kini Lampaui Casey Stoner
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 15 Agustus 2026 23:06Eks AC Milan Ini Merapat ke Juventus?
-
Liga Inggris 15 Agustus 2026 22:44Chelsea Tutup Pra Musim 2026 dengan Bekuk Real Sociedad 3-1
-
Liga Italia 15 Agustus 2026 20:30Link Streaming AC Milan vs Manchester United Malam Ini, 15 Agustus 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 15 Agustus 2026 23:06Eks AC Milan Ini Merapat ke Juventus?
-
Liga Inggris 15 Agustus 2026 22:44Chelsea Tutup Pra Musim 2026 dengan Bekuk Real Sociedad 3-1
-
Liga Italia 15 Agustus 2026 20:30Link Streaming AC Milan vs Manchester United Malam Ini, 15 Agustus 2026
-
Liga Inggris 15 Agustus 2026 19:40Dukungan Youri Tielemans untuk Kobbie Mainoo: Dia Masa Depan MU!
BERITA LAINNYA
-
otomotif 9 Agustus 2026 19:57Hasil MotoGP Silverstone 2026: Raul Fernandez Dominan, Marc Marquez Posisi Ke-7
-
otomotif 9 Agustus 2026 07:50Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
SOROT
-
Liputan6 16 Agustus 2026 01:14Unhas Pecat Mahasiswa Lecehkan Mahasiswa Baru
-
Liputan6 16 Agustus 2026 00:58Murid SD di Sukabumi Belajar Berlantai Tanah, Atap Nyaris Bocor
-
Liputan6 16 Agustus 2026 00:30Mantan Anggota DPRD Tanggamus Dipolisikan Wanita
-
Liputan6 16 Agustus 2026 00:18133 Santri di Sukabumi Masuk Rumah Sakit Usai Santap MBG
-
Liputan6 16 Agustus 2026 00:02Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong, Tak Berpotensi Tsunami
-
Liputan6 15 Agustus 2026 23:20Kronologi Pembunuhan Sekuriti Perusahaan Sawit di Way Kanan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325142/original/060698900_1786817654-IMG-20190909-WA0071.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325138/original/048261900_1786816706-426351.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325130/original/078478000_1786815055-1001558673.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325127/original/098080600_1786814350-426064.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325122/original/004294400_1786813338-Gempa_Parigi_Muotong.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325117/original/047763500_1786810842-1001558268.jpg)
