
Kvyat mendorong mobil Vettel dari belakang ketika mencapai tikungan kedua, sebelum kembali menyundul sang empat kali juara dunia tersebut di tikungan ketiga. Akibat tabrakan kedua ini, Vettel mengalami spin dan menabrak dinding pembatas, terpaksa gagal finis.
"Di tikungan kedua, saya menginjak rem, tapi ternyata tak terlalu berdampak, lalu kehilangan kendali di tikungan kedua. Di tikungan ketiga, saya tak bisa melihat apa yang terjadi. Seb melaju sangat pelan dan saya tak punya waktu bereaksi. Semua kekacauan berasal dari saya, saya merasa tak enak, tapi hal macam ini memang bisa terjadi," ujarnya kepada GPUpdate.
Akibat insiden ini, Kvyat yang berusia 22 tahun mendapatkan hukuman stop/go sepanjang 10 detik, dan finis di posisi 15. Selain itu, ia juga dijatuhi tiga poin penalti. Ia pun mengaku akan bicara dengan semua pebalap yang terlibat dalam konsekuensi ulahnya, termasuk sang tandem, Daniel Ricciardo.
"Mungkin ini merupakan lap pertama paling kacau dalam karir saya, dan saya akan belajar dari insiden ini. Saya meminta maaf kepada semua orang yang terlibat. Saya akan bicara pada mereka semua, pasti kami bisa berdiskusi. Saat ini memang mudah menyerang saya, namun saya tak peduli," tutup Kvyat. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 22 Juli 2026 00:15Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
-
Liga Spanyol 21 Juli 2026 23:59Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 22:29FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 22 Juli 2026 00:37Jerit PPPK Dinkes Depan Balai Kota: Kami ASN, Mengapa Hak Kami Berbeda?
-
Liputan6 21 Juli 2026 22:44Kronologi Kebakaran Gedung Djakarta Theater
-
Liputan6 21 Juli 2026 22:17Ledakan Rumah Mewah di Medan: Korban Terakhir Ditemukan
MOST VIEWED
Yamaha Racing Indonesia Kuasai Latihan Perdana R3 BLU CRU Asia Pacific 2026: Abid Tercepat, Ditempel Sabian
Aktor Thailand Ing Asavanund Ramaikan Persaingan di Yamaha Sunder Race 2026, Turun pada Kelas R3 BLU CRU Asia-Pacific
Reynaldi Junior Wakili Indonesia di Podium Hari Pertama R3 Blu Cru Asia Pasific 2026
Bukan Juara, tetapi Paling Diburu! Ing Asavanund Jadi Magnet Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303563/original/024268600_1784646208-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_20.52.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303595/original/097016900_1784652386-400995.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303585/original/014112300_1784650639-1001483551.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303583/original/069205200_1784650153-898146.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303578/original/029822600_1784648668-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_22.22.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303568/original/084225500_1784647002-87853a60-7024-430f-967d-d897bb478cea.jpg)

