
Bola.net - Pembalap Pata Yamaha WorldSBK, Toprak Razgatlioglu, memang batal membela Petronas Yamaha SRT di MotoGP 2022. Namun, rider Turki ini sempat berkunjung ke Red Bull Ring untuk menonton MotoGP Austria pada akhir pekan lalu, demi memberikan dukungan pada sahabatnya, Deniz Oncu, di Red Bull KTM Tech 3 Moto3.
Meski datang untuk mendukung Oncu, Razgatlioglu justru sibuk dan jadi pusat perhatian. Jadwal wawancara dengan berbagai media massa mengantre untuknya. Ia juga dipertemukan dengan rider Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, serta melakukan pembicaraan dengan Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis.
Uniknya, kunjungan itu juga sekaligus menandai momen perdana Razgatlioglu mengunjungi paddock MotoGP sejak 2014, saat ia masih turun di ajang Red Bull Rookies Cup. Tujuh tahun berlalu, Razgatlioglu kini merasakan atmosfer yang jauh berbeda, karena paddock MotoGP kini lebih 'hidup' berkat persaingannya yang makin ketat.
Paddock WorldSBK Lebih Rileks dari Paddock MotoGP

Meski begitu, lewat WorldSBK.com, Minggu (15/8/2021), Razgatlioglu mengaku stres berada di paddock MotoGP, karena suasananya berbeda dari paddock WorldSBK yang bagai keluarga. "Terakhir kali saya ada di paddock MotoGP adalah pada 2014, saat masih turun di Rookies Cup. Kini suasananya makin menakjubkan," ujarnya.
"Paddock MotoGP bagaikan sebuah kota. Tapi saya lebih suka paddock WorldSBK karena lebih rileks, sementara sekadar berkunjung ke MotoGP begini saja saya sudah stres karena ada banyak orang dan truk tim. Benar-benar seperti kota. Tapi saya juga senang bisa mampir, karena suasananya berbeda," lanjutnya.
Dalam wawancara yang sama, anak didik enam kali juara WorldSSP Kenan Sofuoglu ini juga dimintai pendapat soal beberapa rider MotoGP seperti Marc Marquez, Jorge Martin, dan Fabio Quartararo. Razgatlioglu pun mengaku kagum pada Marquez, namun ternyata lebih mengamati Martin dan Quartararo.
Pernah Jadi Rival Martin, Kini Jadi Kawan Quartararo
View this post on Instagram
"Saya mengamati Marc, dan bagi saya ia sudah bisa melaju cepat dengan normal. Saat ini ia tampil baik, tapi tak didukung performa motornya. Mungkin Honda harus memperbaiki diri untuk tahun depan," ujar rider 24 tahun ini, mengingat Honda baru sekali naik podium sepanjang 2021, yakni lewat kemenangan Marquez di Sachsenring.
Razgatlioglu pun mengaku lebih tertarik mengamati Martin karena mereka sempat menjadi rival di Red Bull Rookies Cup pada 2013 dan 2014, sebelum Martin ke Moto3 dan ia sendiri ke FIM Superstock. Ia juga mengamati performa Quartararo, yang merupakan kawan baiknya sekaligus sesama rider Yamaha.
"Saya mengamati Jorge, ia sangat cepat. Pada 2014, saya berkompetisi dengannya untuk terakhir kali di Rookies Cup. Di lain sisi, Fabio juga tak kalah cepat. Ia merupakan pembalap favorit saya dan ia teman baik saya. Kami mengobrol tiap akhir pekan. Semua rider di sini sangat cepat, namun favorit saya adalah Fabio," pungkasnya.
Sumber: WorldSBK
Baca Juga:
- Toprak Razgatlioglu: Mungkin Saya ke MotoGP Usai Juarai WorldSBK
- Valentino Rossi Jadi Ayah, Doa Sang Ibu: Semoga Anaknya Nggak Jadi Pembalap!
- Tekad Ancam Fabio Quartararo, Joan Mir Ingin Segera Menang
- Pecco Bagnaia: Berkat Andrea Dovizioso, Ducati Bisa Ikut Berebut Gelar MotoGP
- Galeri: 8 Desain Helm Valentino Rossi Paling Bermakna Menurut Sang Desainer Pribadi
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 7 Maret 2026 08:26Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 10:32 -
Tim Nasional 7 Maret 2026 10:01 -
Otomotif 7 Maret 2026 10:00 -
Tim Nasional 7 Maret 2026 09:57 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 09:47 -
Voli 7 Maret 2026 09:44
MOST VIEWED
- Hasil FP1 Formula 1 GP Australia 2026: Charles Leclerc dan Lewis Hamilton Bikin Ferrari Berkuasa
- Hasil FP2 Formula 1 GP Australia 2026: Oscar Piastri Tercepat di Rumah Sendiri, Ungguli Kimi Antonelli
- Cedera Bahu Jadi Penghalang, Marc Marquez Minta Ducati Sabar Tunggu Kontrak MotoGP 2027
- MotoGP Akui Grand Prix Qatar 2026 Belum Pasti Digelar Akibat Konflik Timur Tengah
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5502683/original/001374000_1771019458-Chelsea_PialaFA.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507722/original/041308700_1771540940-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
