Toto Wolff Bebaskan Kimi Antonelli dan George Russell Duel Sengit, Asal Tidak Lupa Target Mercedes

Toto Wolff Bebaskan Kimi Antonelli dan George Russell Duel Sengit, Asal Tidak Lupa Target Mercedes
Pembalap Mercedes AMG Petronas, George Russell dan Kimi Antonelli (c) Graham Hughes/The Canadian Press via AP

Bola.net - Team Principal Mercedes AMG Petronas, Toto Wolff, akan membebaskan Kimi Antonelli dan George Russell berduel sengit di Formula 1 2026, asal jangan sampai membuat gelar dunia lepas dari genggaman Mercedes.

Antonelli dan Russell terlibat duel panas di F1 GP Kanada, 22-25 Mei 2026. Dalam Sprint, keduanya bertarung ketat, dan Antonelli merasa kerap didorong keluar trek oleh Russell. Russell pun menang, dan Antonelli finis ketiga.

Duel sengit kembali terjadi dalam balapan utama. Namun, saat memimpin, Russell mengalami kendala teknis pada Lap 30 sehingga gagal finis. Antonelli pun meraih kemenangannya yang keempat musim ini.

Bakal Gelar Diskusi dengan Antonelli dan Russell

Bakal Gelar Diskusi dengan Antonelli dan Russell

Pembalap Mercedes AMG Petronas, George Russell dan Kimi Antonelli (c) AP Photo/Adam Hunger

Wolff yakin duel sengit ini masih dalam tahap normal. "Kami ingin melihat duel mereka dan membiarkan para pembalap mencapai kesimpulan yang tepat. 'Apakah itu adalah duel yang menurut kalian tepat? Jika iya, mengapa?'" ujarnya via situs F1.

"Kami akan menjelaskan mengapa kami merasa ada 1-2 situasi yang harusnya dihindari, dan bertanya 'Apa yang ingin kalian lakukan demi mencegahnya?' Namun, yang pasti, lebih dari sebelumnya, pertarungan mereka sudah dimulai," lanjutnya.

Wolff sendiri tidak asing dengan duel sengit di antara dua pembalapnya, mengingat Lewis Hamilton dan Nico Rosberg kerap berselisih dalam perebutan gelar dunia, yakni ketika mereka masih berduet di Mercedes pada 2013-2016.

Cara Mercedes Kendalikan Antonelli vs Russell

Belajar dari rivalitas Hamilton vs Rosberg, Wolff dan Mercedes pun ingin mengendalikan situasi Antonelli vs Russell dengan lebih baik. Namun, ia juga memaklumi ambisi besar mereka merebut gelar dunia F1 sejak belia.

"Ada banyak yang dipertaruhkan bagi keduanya, sehingga sebagai tim, meski perjalanannya terkadang tak nyaman, kami harus menerima bahwa mereka sudah berlatih demi menghadapi pertarungan ini," tuturnya.

"Di lain sisi, jika ada situasi di mana kami berisiko kehilangan poin, atau ada situasi di mana kami kehilangan banyak waktu dari pesaing kami, maka kami tak akan ragu sedikit pun untuk 'mengerem' mereka," tutup Wolff.

Sumber: Formula 1