
Tahun lalu, Rossi memimpin klasemen pebalap sepanjang musim, konsisten meraih poin, mengoleksi 15 podium yang empat di antaranya merupakan kemenangan. Sayang, Rossi harus rela melihat gelar dunia ke-10 melayang dari tangannya dengan penutup musim yang diwarnai berbagai kontroversi.
"Saya sangat termotivasi, ingin memenangkan banyak balapan dan gelar, apalagi tahun lalu begitu dekat dengan itu semua. Rasanya sungguh buruk, karena penghujung musim lalu tidaklah adil. Tiga pekan pertama begitu berat, tapi saya kembali turun di Monza Rally Show dan bisa melupakannya," ujarnya.
Dalam gelaran Monza Rally Show tersebut, The Doctor sukses meraih gelar juaranya yang keempat. Menurutnya, gelaran ini berhasil memulihkan energi yang ia kerahkan sepanjang musim 2015, dan kembali membuatnya termotivasi menghadapi musim 2016.
"Tentu saya tak pernah lupa, tapi saya mencoba. Tekanan yang saya terima dan energi yang saya kerahkan tahun lalu sungguh ekstrem, karena kami mengakhiri musim dengan cara yang tidak menyenangkan. Saya sudah membayar terlalu banyak hal tahun lalu," tutup rider Italia berusia 37 tahun ini. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:02Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)

