
Bola.net - - Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales mengaku malah dapat untung besar apabila sang tandem, Valentino Rossi ikut bertarung sengit di papan atas dengannya. Dalam wawancaranya bersama MotoGP.com, Top Gun menyatakan bahwa hal ini justru memotivasinya untuk lebih cepat dan meraih hasil lebih baik.
Dengan memimpin seluruh uji coba pramusim dan sukses memenangi Qatar dan Argentina, Vinales sempat memimpin klasemen pembalap, namun posisinya ini direbut oleh Rossi di Austin. Vinales memimpin lagi di Le Mans, namun dilangkahi oleh Andrea Dovizioso di Assen, dan ia harus rela melihat klasemen saat ini dikuasai oleh Marc Marquez.
"Usai Argentina, saya pikir saya bisa memimpin klasemen sepanjang musim. Tapi kenyataannya segalanya naik turun. Jadi sulit memprediksi. Tapi semoga persaingan kini lebih stabil dan kami bisa bertarung satu lawan satu," ujar Vinales yang saat ini berada di peringkat ketiga.
Maverick Vinales (c) Yamaha
Vinales digadang-gadang sebagai salah satu kandidat terkuat dalam memperebutkan gelar, namun hal ini tak menjadikannya jemawa. Rider berusia 22 tahun ini tak lagi berambisi meraih gelar, dan mengaku peringkat tiga besar bakal cukup membuatnya puas.
"Bagi saya, mengakhiri musim di peringkat tiga besar bakal sangat memuaskan, karena ini tahun pertama saya di Yamaha, tahun pertama saya bertarung memperebutkan gelar. Meski begitu, target saya tetap merebut gelar dunia. Saya rasa ini hal paling penting," tuturnya.
Vinales pun mengakui salah satu sumber motivasinya untuk tampil baik datang dari garasi sebelah, yakni Rossi. Mengidolakan The Doctor sejak anak-anak, rider Spanyol ini pun menjadikannya sebagai panutan. Semakin Rossi di depan, semakin terlecut pula semangat Vinales untuk lebih baik.
"Vale bekerja dengan sangat baik. Ia selalu bertarung di depan, jadi ia membuat saya makin cepat dan meningkatkan level performa. Ini sangat penting bagi saya, terutama di masa-masa sekarang, saat saya masih membangun karir di MotoGP. Yamaha tim yang hebat, dan jika saya tak menang, saya lebih pilih Vale yang menang. Yamaha harus menang," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 April 2026 11:16Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 22 April 2026 01:00 -
Liga Italia 22 April 2026 00:37 -
Liga Spanyol 22 April 2026 00:22 -
Liga Spanyol 22 April 2026 00:13 -
Liga Spanyol 22 April 2026 00:06 -
Liga Spanyol 22 April 2026 00:02
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562151/original/092484300_1776790649-Prabowo_Dudung.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562150/original/098720600_1776790025-IMG-20260421-WA0051.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562149/original/007015300_1776789972-Brian.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5044531/original/048356800_1733875805-20241211-Atalanta_vs_Real_Madrid-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562081/original/041820300_1776778145-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562077/original/083975100_1776776897-WhatsApp_Image_2026-04-21_at_20.03.45.jpeg)

