
Bola.net - - Tak pelak lagi bahwa MotoGP 2017 merupakan salah satu musim terberat Andrea Iannone selama berkarir di Grand Prix. Mulai menggoreskan namanya sebagai salah satu bintang sejak GP125 2009, Iannone pun mendapat ekspektasi tinggi dari banyak pihak, terutama ketika ia berhasil turun di MotoGP pada 2013 lalu.
Tahun-tahunnya bersama Ducati berjalan menyenangkan. Membela Pramac Racing pada dua tahun pertamanya di MotoGP, Iannone tampil gemilang hingga dipromosikan ke tim pabrikan pada 2015. Bersaing ketat dengan Andrea Dovizioso, ia diyakini bakal menjadi salah satu rider hebat MotoGP.
Sayang, ketika pindah ke Suzuki Ecstar tahun ini, The Maniac seolah kehilangan tajinya. Menjadi ujung tombak pengembangan GSX-RR, Iannone justru terpuruk dan tak kunjung meraih hasil baik. Ia pun mendapat banyak kritikan tajam, serta terus menerus digosipkan bakal digantikan oleh rider lain meski kontraknya baru akan habis pada akhir 2018.
Selama ini, Iannone tak banyak komentar soal opini-opini tajam yang diarahkan padanya, hanya berkali-kali menegaskan ia dan Suzuki akan menghormati kontrak yang ada. Meski begitu, Iannone akhirnya angkat bicara panjang lebar melalui Instagram, usai menjalani uji coba tertutup di Aragon, Spanyol pekan lalu.
"Aku tak pernah mundur, aku tak pernah menahan diri, aku tak pernah menghindar, aku selalu mengambil risiko dan mengerahkan segalanya dari diriku, selalu. Aku selalu berusaha memahami, aku selalu mencoba menganalisa semuanya dari berbagai sudut pandang, karena alasan suatu hal terjadi tak pernah datang hanya dari satu sisi," tulisnya.
Dalam unggahan yang disertai video uji coba di Aragon ini, Iannone juga mengaku sudah lama ingin menyampaikan isi pikirannya, menjelaskan bahwa ia dan timnya telah mencoba segala cara agar ia menyatu dengan GSX-RR. Rider berusia 28 tahun ini bahkan sempat 'membenci' motornya.
"Kenyataannya aku sudah lama tak tidur nyenyak, kenyataannya tahun ini memang sulit, dan masih akan begitu. Aku mencoba jatuh cinta padanya (motor) sejak momen pertama, aku mencoba membuatnya jatuh cinta padaku. Pada suatu waktu, aku sempat membencinya, karena tak ada cara lagi. Aku tak tahu bagaimana cara mengatasinya dan hal ini membuatku tak habis pikir. Tapi ia selalu ada di sana menungguku," ungkapnya.
Meski begitu, rider Italia ini masih belum mau menyerah. Walau yakin empat seri tersisa musim ini bakal tetap berat, Iannone menyatakan bahwa kini dirinya dan Suzuki memutuskan untuk memfokuskan pikiran pada musim depan. Ia yakin tahun 2018 akan membawa lebih banyak 'warna' bagi Suzuki.
"Usai satu tahun penuh kerja keras, kami telah mengidentifikasi masalah-masalah tertentu dan ini memberi kami angin segar. Kami memandang musim depan dengan kesadaran bahwa 2018 akan memberi kami banyak emosi, meski tahun ini mustahil untuk membuat kami bersemangat. Aku hanya ingin kalian tahu bahwa aku tak berdiam diri, bahwa aku takkan menyerah dan tak akan pernah berhenti percaya!" pungkasnya.
Saat ini, Iannone berada di peringkat ke-16 pada klasemen pembalap dengan koleksi 37 poin. Sempat start dari posisi kedua di Losail, Qatar, hasil terbaik Iannone musim ini adalah finis ketujuh di Circuit of The Americas, Austin, Texas, Amerika Serikat pada April lalu.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 28 Oktober 2026 16:19Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
-
Otomotif 27 Oktober 2026 20:40Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
-
Otomotif 24 Oktober 2026 11:32Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 29 Oktober 2026 04:03Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
-
Liga Inggris 28 Oktober 2026 23:59Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 28 Oktober 2026 16:19Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
-
otomotif 27 Oktober 2026 20:40Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
-
otomotif 24 Oktober 2026 11:32Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
SOROT
-
Liputan6 28 Oktober 2026 19:25Momen Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang
-
Liputan6 28 Oktober 2026 18:31Mendagri Dorong Percepatan Pembentukan Satgas MBG di Daerah
-
Liputan6 28 Oktober 2026 17:09DPR Ajak Rawat Persatuan lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
-
Liputan6 28 Oktober 2026 16:34Mendagri Terbitkan SE, Pemda Diperkuat Awasi Program MBG
-
Liputan6 28 Oktober 2026 16:03Kedubes Korsel Gelar Lomba Menulis untuk Mahasiswa, Hadiah Puluhan Juta Rupiah
-
Liputan6 28 Oktober 2026 13:41Pesan Mensesneg untuk Generasi Muda di Hari Sumpah Pemuda
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384902/original/065831300_1793190238-Screenshot_20261028_184744_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384874/original/022200100_1793187052-568a86b5-36bf-4d30-8d84-6efe87dc9df2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384822/original/084645000_1793182193-514944ab-87ec-4840-a7dd-65d011621da7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384724/original/054388800_1793180074-dfb65872-4c61-4a2e-bc8c-7f949bc60ec9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543346/original/069128200_1775022582-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7767979/original/011455400_1780578714-IMG_3908__1_.jpeg)
